SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berkomitmen menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transportasi kedinasan. Alasannya, hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait ekonomi hijau.
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengatakan, inovasi ini merupakan langkah baru Pemprov Kaltim untuk menjaga kelestarian lingkungan menjelang pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Akmal bilang, mulai tahun ini, Pemprov Kaltim akan menghentikan pembelian atau penyewaan mobil bahan bakar fosil sebagai kendaraan dinas. Sebagai gantinya, akan dilakukan pembelian atau penyewaan kendaraan listrik.
"Perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri. Dengan memulai dari pemerintah provinsi, kami berharap kabupaten dan identitas lain akan mengikuti langkah ini,” ujar Akmal, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (07/05/2024).
Ia mengatakan seluruh jajaran Pemprov Kaltim rencananya akan mulai menggunakan kendaraan listrik pada tahun 2025 mendatang. Rencana pembaruan ini dikatakannya akan segera dianggarkan.
Hal ini juga disebut Akmal Malik sejalan dengan visi RPJPD dan RKPD yang menekankan pada ekonomi berkelanjutan dan ekonomi hijau.
"Kaltim harus sejalan dengan konsep smart forest city yang diterapkan di IKN. Kami tidak ingin tertinggal dalam menerapkan energi terbarukan,” ungkapnya.
Berdasarkan konsep smart forest city, penggunaan bahan bakar fosil yang bisa habis bisa diatasi dengan energi terbaharukan. Dengan langkah ini, Kaltim diharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal penggunaan energi terbarukan di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS