Setelah selesai dimandikan, orang mati tersebut diberi patik yaitu membuat tanda titik dengan darah ayam di beberapa bagian tubuhnya.
Mulai pada muka, terus ke bagian badan, kedua lengan dan kemudian pada kedua kakinya. Tanda ini menurut kepercayaan mereka agar arwah-arwah atau roh-roh lainnya mengenal bahwa orang tersebut telah mati.
Membuat Lungun atau Peti Mati
Pembuatan lungun atau peti mati dilakukan secara bergotong-royong oleh masyarakat yang datang ke rumah duka.
Pembuatan lungun ini dari pohon buah-buahan yang ukurannya besar ataupun kayu ulin. Lungun dibuat dalam waktu sekitar satu hari dan dikerjakan di sekitar tempat di mana kayu ditebang.
Jika proses pembuatan lungun telah selesai, lungun itu akan dibawa pulang ke kampung untuk disempurnakan ukuran dan ornamennya.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Heboh Mobil Mewah Range Rover Berpelat KT 1, Pemprov Kaltim Angkat Bicara
-
Hery Gunardi Soroti Strategi Perbankan Nasional Menjaga Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
-
Aset Anak Usaha BRI Tembus Rp267 Triliun, Jadi Pilar Pertumbuhan Perseroan
-
Dukung Jurnalisme Berkualitas, BRI Gelar Buka Bersama Pemimpin Redaksi Media
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026