SuaraKaltim.id - Sebanyak 65 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Berau resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau pada Kamis (16/05/2024). Mereka akan bertugas mengawal dan membantu KPU dan Bawaslu dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Berau Tahun 2024.
Puluhan PPK ini akan disebar ke 13 kecamatan di Kabupaten Berau, dengan masing-masing kecamatan diisi oleh 5 orang. Sejak dilantik, mereka diminta untuk segera menyesuaikan diri dan menjalankan tahapan-tahapan pemilu.
"Dengan begitu untuk bimtek sendiri nanti akan kita laksanakan setelah tahapan perekrutan PPS selesai," ujar Ketua KPU Berau, Budi Harianto saat diwawancarai, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com.
Budi menuturkan, selain tahapan seleksi rekrutmen PPS, dari KPU juga saat ini disibukkan dengan tahapan verifikasi administrasi bakal calon perseorangan dan kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual.
Dalam verifikasi faktual tersebutlah nantinya KPU akan dibantu oleh petugas dari PPK dan PPS. Sebab menurut dirinya, terkait verifikasi faktual di lapangan sama halnya dengan sensus karena seluruh dokumen akan diperiksa secara detail satu persatu.
"Di waktu yang bersamaan juga tahapannya akan berjalan pemutakhiran data pemilih," tandasnya.
Sementara itu, seorang PPK asal Kecamatan Pulau Derawan Apriansyah menyatakan siap untuk menjalankan tugasnya. Senada dengan yang disampaikan Ketua KPU, pihaknya akan terlebih dulu fokus kepada verifikasi bacalon perseorangan.
"Secara garis besar kita sudah siap dan fokus menyesuaikan tahapan yang sudah ditetapkan KPU,", katanya.
Hadir dalam prosesi pelantikan, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menekankan pentingnya untuk menjaga netralitas serta mengedepankan sikap profesional bagi para PPK dalam mengemban amanahnya.
Baca Juga: Tim Andi Harun-Saparuddin Klaim 48.984 Surat Dukungan, KPU Samarinda Masih Hitung dan Verifikasi
Dirinya mengimbau penting adanya bagi para panitia agar tidak terjerumus kepada perbuatan curang dalam menyelenggarakan tugas selama masa tahapan pilkada mendatang.
"Oleh karena itu teman-teman diharapkan bisa mematuhi berbagai hal yang sudah disampaikan melalui fakta integritas yang dibacakan saat pelantikan tadi," katanya.
Mewakili pemerintah daerah, mantan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau itu meyakini tugas PPK di empat kecamatan terdekat yakni Gunung Tabur, Sambaliung, Tanjung Redeb dan Kecamatan Teluk Bayur akan lebih berat dibanding 9 kecamatan lainnya.
Lantaran, kecamatan tersebut memiliki massa jumlah pemilih yang sangat besar hanpir di angka 65 persen penduduk Kabupaten Berau. Sehingganya petugas di empat kecamatan tersebut diharapkan bisa bekerja lebih ekstra lagi.
"Tapi kami yakin dan percaya teman-teman PPK semua mempunyai integritas dan mampu bekerja secara maksimal, kami dari pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum secara intens memastikan tahapan pilkada ini dapat berjalan dengan kondusif," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi