SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda percepat perhitungan surat dukungan Andi Harun-Saparuddin melalui jalur independen di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Pihaknya menekankan ada tiga aspek surat dukungan agar memenuhi syarat proses saat verifikasi mendatang.
Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat menyampaikan, hanya ada satu pasangan bakal calon yang mendaftar melalui jalur independen di tingkat Kota Samarinda.
"Yang mendaftar jalur independen, hanya satu bakal calon yakni Andi Harun-Saparuddin," ungkapnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (13/05/2024).
Ia mengungkapkan, tim KPU bersama pihak Andi Harun-Saparuddin saat ini sedang masif menghitung jumlah surat dukungan yang telah diserahkan tadi malam sebelum pukul 23.59 WITA. Tim Andi Harun-Saparuddin mengklaim, ada sebanyak 48.984 surduk yang telah dikirim ke KPU Samarinda.
"Kami belum verifikasi, karena masih menghitung dulu surat dukungannya. Sudah sekitar 33.000 yang sudah terhitung, masih kurang tiga kecamatan," ungkapnya.
Selain itu, Firman menjelaskan ada tiga aspek penting yang menjadi syarat pemenuhan surat dukungan yakni pekerjaan, usia, dan domisili dari setiap surduk yang diserahkan ke KPU.
"Misal soal pekerjaan, di undang-undang tidak boleh KTP-nya seorang ASN,TNI-Polri. Kemudian usia, harus 17 tahun ke atas. Terakhir domisili, berarti yang menyerahkan KTP itu domisilinya harus di Samarinda, tidak boleh dari luar daerah," bebernya.
Kemudian, ia menyebut bahwa timnya akan memaksimalkan perhitungan surat dukungan Andi Harun-Saparuddin untuk rampung hari ini. Setelah perhitungan, akan ada verifikasi lanjutan untuk surat dukungan yang telah dikumpulkan.
"Tim kami yang menghitung ada 8 orang, dan dari tim Andi Harun-Saparuddin ada 8 orang juga. Artinya, mereka juga menyaksikan dan menghitung juga secara manual," tutupnya.
Baca Juga: Ratusan Calon PPK Ikut Tes Wawancara, Wawasan dan Etika Jadi Perhatian
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Harga Emas Melonjak, Pakar Ekonomi Wanti-wanti ke Milenial dan Gen Z
-
Penabrak Jembatan Mahakam Beri Rp27 Miliar untuk Bangun Perisai Pilar
-
Kaltim Matangkan Skema Pengelolaan Karbon untuk Kelestarian Hutan Primer
-
Honda Brio dan Toyota Etios Valco, Mobil Bekas Cocok buat Pegawai Honorer
-
Adu Performa Panther LM vs Kijang LGX: Harga 70 Jutaan, Mana yang Terbaik?