SuaraKaltim.id - Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) akan menghadirkan layanan internet dengan menggunakan Starlink, jaringan internet produk SpaceX yang dimiliki oleh CEO Tesla, Elon Musk.
Adapun, pemasangan Starlink ini merupakan bagian dari uji coba yang didukung oleh Tony Blair Institute for Global Change.
Starlink sengaja dipilih oleh Otorita IKN karena bisa menjangkau berbagai macam area yang sulit di Kaltim.
Contoh area yang dijangkau adalah area hutan dan dan kawasan terpencil atau remote area. Pada bulan Mei 2024 kemarin, jaringan internet Starlink mulai diujicoba di 10 titik wilayah IKN.
Nantinya, penggunaan dari Stralink ini mendukung dengan visi IKN yang ingin menghadirkan kota cerdas atau smart city.
Lantas mana saja 10 titik uji coba Starlink dan bagaimana kelebihan dari produk SpaceX ini?
10 Titik Lokasi Uji Coba Starlink
1. Kantor Desa Argo Mulyo,
2. Kantor Desa Bukit Raya,
3. Bandara VVIP atau Naratetama,
4. Puskesmas Sepaku,
5. RSUD Sepaku,
6. RS Mayapada yang sedang dalam proses pembangunan,
7. PSSI Training Center,
8. Rest Area dan Techno House,
9. SMK 1 Sepaku
10. Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).
Kelebihan Starlink
Baca Juga: MUSDA XVII HIPMI Kaltim Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Penguatan SDM Sambut IKN
1. Waktu Perpindahan Data Lebih Cepat
Starlink menggunakan satelit Low Earth Orbit (LEO) yang memiliki latensi lebih kecil (kurang dari 27 milidetik) dibandingkan satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) (477 milidetik). Ini memungkinkan Starlink menyalurkan data lebih cepat.
2. Transmisi Data Cepat
Kecepatan transmisi data awal Starlink adalah 100 Mbps untuk hilir dan 20 Mbps untuk hulu, dengan potensi pengembangan hingga 1 Gbps. Uji coba menunjukkan kecepatan hingga 222 Mbps untuk hilir dan 24 Mbps untuk hulu.
3. Terminal Mudah Dipasang
Terminal Starlink praktis dan dapat dipasang di permukaan datar mana pun. Proses pemasangan kurang dari 30 menit, dengan panduan pemasangan dan aplikasi pendukung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Dikenal Nyaman untuk Keluarga, Mesin Bertenaga
-
6 Mobil Kecil Bekas Bukan Toyota, Stylish dan Gesit untuk Harian
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa Diganti Subsidi Listrik dan BBM, Benarkah?
-
3 Mobil Kecil Mitsubishi Bekas yang Gahar dan Cocok buat Anak Muda
-
Telan Anggaran Rp1,7 Triliun untuk Bangun Kawasan Tepi Sungai di Samarinda