SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Timur (Kaltim) Irhan Hukmaidy menyatakan, ekonomi biru menjadi fokus utama dalam melaksanakan ekosistem laut berkelanjutan di provinsi ini.Hal itu ia sampaikan belum lama ini.
"Meskipun perhatian dunia masih banyak tertuju pada ekonomi hijau, kami menekankan bahwa ekonomi biru memiliki peran krusial dalam memastikan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan," ujar Irhan, melansir dari ANTARA, Selasa (11/06/2024).
Irhan menjelaskan, ekonomi biru merupakan bagian spesifik dari ekonomi hijau yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. Laut, sebagai medianya, memiliki peran sentral dalam ekonomi biru.
Irhan menyoroti pentingnya memahami konsep we cannot go green without blue, artinya, tidak mungkin dapat membangun ekonomi hijau tanpa mempertimbangkan peran laut dalam membatasi perubahan ekosistem dan merangsang pembangunan sosial dan ekonomi.
Baca Juga: Akmal Malik Sebut IKN Butuh Dukungan Maksimal dari Seluruh Kota di Indonesia
"Kami terus menggalakkan semangat tentang pentingnya mengarahkan generasi muda untuk mengoptimalkan pengelolaan perikanan berkelanjutan. Maka dari itu, peran strategis perikanan dalam memastikan ketahanan pangan dan keberlanjutan ekosistem laut dinilai penting," katanya lagi.
Dalam upaya mengintegrasikan pemanfaatan ruang laut, Irhan menekankan pentingnya izin kesesuaian kegiatan. Para pelaku, termasuk wisata bahari, homestay, rumah makan, atau pemanfaatan usaha berbasis laut lainnya harus memiliki izin yang sesuai dengan rencana tata ruang wilayah provinsi.
"Itulah pentingnya mengoptimalkan peran konservasi dan zona inti dalam membatasi aktivitas yang dapat merusak ekosistem laut," ucapnya.
Prestasi Kaltim dalam pemanfaatan laut juga patut dicatat. Pada 2023, Kaltim meraih penghargaan Coastal Awards sebagai peringkat pertama nasional dalam kategori kepatuhan pemanfaatan ruang laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
"Ini menunjukkan komitmen daerah dalam menjaga keberlanjutan dan kelestarian laut," tuturnya.
Baca Juga: Seno Aji dan Rudy Mas'ud Perkuat Komunikasi Politik Jelang Pilgub Kaltim 2024
Dengan semakin matangnya birokrasi dan kesadaran akan pentingnya ekonomi biru, Indonesia siap menyongsong masa depan sebagai negara emas yang berkelanjutan.
Irhan melanjutkan, semua pihak, termasuk generasi muda, memiliki peran vital dalam menjaga lingkungan dan memastikan keberlanjutan ekonomi biru yang berkelanjutan.
"Mari bersama-sama menjaga laut kita, karena ekonomi biru adalah kunci menuju Indonesia emas," sebutnya.
Berita Terkait
-
Kasus Pagar Laut Dikembalikan ke Mabes Polri, Pakar Harapkan Aktor Kelas Kakap Ikut Dijerat Hukum
-
BRI Menanam Grow & Green, Ujung Tombak Pelestarian Ekosistem Laut di NTB
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan