SuaraKaltim.id - Bendungan Sepaku Semoi yang terletak di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) ini akan menjadi sumber air utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, Bendungan Sepaku Semoi ini juga akan menjadi sumber daya listrik bagi wilayah ibu kota negara baru ini.
Sebab rencananya, bendungan ini akan dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung berkapasitas 100 megawatt (MW).
Lantas apa saja manfaat dari Bendungan Sepaku Semoi ini?
1. Penyedia Sumber Air Utama di IKN
Manfaat dari Bendungan Sepaku Semoi adalah sebagai penyedia air baku di IKN karena bendungan IKN ini memiliki kapasitas besar, yaitu 2.000 liter air per detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk wilayah Balikpapan.
Meski kapasitasnya besar, tetapi pemerintah berencana membangun bendungan lain di IKN, untuk memenuhi kebutuhan air baku.
2. Pengendali Banjir
Bendungan Sepaku Semoi juga akan berfungsi sebagai pengendali banjir, utamanya di daerah hilir.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bahwa Bendungan Sepaku Semoi berfungsi untuk mereduksi banjir sampai dengan 53 persen.
Baca Juga: Mundur dari Kepala OIKN, Bambang Susantono Didukung Netizen Emban Jabatan Baru dari Jokowi
3. Pembangkit Listrik
Bendungan Sepaku Semoi juga kemungkinan akan menjadi “sumber listrik” bagi masyarakat IKN di masa depan.
Hal tersebut merujuk pada rencana pembangunan bendungan yang akan dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung.
Rencananya PLTS di Bendungan Sepaku Semoi berkapasitas 100 megawatt (MW).
Seperti diketahui, proyek Bendungan Sepaku Semoi merupakan proyek buatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bendungan ini mulai dibangun sejak masa pandemi Covid-19 di bulan Juli 2020 dengan progres konstruksi hingga pertengahan Januari 2023 sebesar 82,5%.
Berita Terkait
-
Mundur dari Kepala OIKN, Bambang Susantono Didukung Netizen Emban Jabatan Baru dari Jokowi
-
Jokowi Sumbang 68 Sapi Kurban, 2 untuk Kaltim, 25 Lagi Buat IKN
-
Ekonomi Kreatif Kaltim Melesat 5,61%, Didorong Sektor Kuliner, Fesyen, dan Kriya
-
Ditunjuk Jokowi Sebagai Utusan Khusus untuk IKN, Bambang Susantono: Terima Kasih pada Bapak
-
Pembangunan IKN Belum Selesai, Netizen Soroti Upacara HUT RI Digelar 2 Lokasi: Buang-buang Uang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026