SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memasang 43 kamera pantau di sejumlah titik di tempat-tempat umum, guna mencegah tindak kejahatan di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) itu.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU Khairuddin belum lama ini. Anggaran untuk pemasangan 43 kamera pantau tersebut bernilai ratusan juta rupiah.
"Dana pemasangan kamera pantau secara total mencapai sekira Rp200 juta," kata Khairuddin, disadur dari ANTARA, Selasa (18/06/2024).
Ia mengatakan, Pemkab PPU mengalokasikan anggaran pemasangan kamera pantau itu pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2024.
Diskominfo PPU juga melibatkan Kepolisian Resor (Polres) dan Komando Distrik Militer (Kodim) di Benuo Taka agar pemasangan kamera pantau sesuai kebutuhan peningkatan keamanan wilayah.
"Pemasangan kamera pantau itu juga bertujuan memudahkan pengawasan situasi di tempat-tempat umum serta mengurangi potensi kriminalitas di fasilitas umum," ucapnya.
Sejumlah tempat umum yang dipasang kamera pemantau antara lain pelabuhan klotok (kapal kayu), pelabuhan kapal cepat (speedboat), fasilitas pendidikan, serta ruas jalan dan tempat umum lainnya.
"Pemasangan kamera pantau itu di tempat rawan kejahatan, kawasan pendidikan, lampu merah, dan beberapa tempat yang dinilai butuh dipasangi kamera pantau. Kami akan kerjakan pemasangan kamera pantau secara bertahap dan ditarget selesai tahun ini," jelasnya.
Khairuddin menambahkan, lokasi pemasangan kamera pantau bisa berubah sesuai perkembangan sesuai hasil pendataan fasilitas umum atau lokasi yang dinilai potensi rawan kejahatan.
Baca Juga: 46 Hektare Lahan di Sepaku Segera Digunakan untuk IKN!
"Pemasangan kamera pantau juga dilengkapi dengan ruang monitor senter atau pusat kendali dengan sistem penyimpan data yang memadai," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas