SuaraKaltim.id - Bakal calon pasangan jalur perseorsngan Basri Rase dan Chusnul Dhihin dinyatakan memenuhi syarat dalam tahap verifikasi administrasi (vermin) perbaikan pertama pada Selasa (18/06/2024) malam.
Keputusan itu berdasarkan sidang pleno yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang. Dari hasil pleno ditetapkan Basri-Chusnul memenuhi syarat dengan jumlah dukungan sebanyak 14,073 orang.
Untuk diketahui, pada masa perbaikan pertama KPU Bontang melakukan vermin kepada 5.290 berkas tambahan dari Bapaslon Basri-Chusnul.
Artinya terdapat 1.228 KTP yang dinyatakan Tidak Memenugi Syarat (TMS) oleh KPU Bontang dari total berkas yang di vermin.
Baca Juga: Demokrat Bontang Siapkan Basri Rase untuk Pilkada 2024, Baliho Sudah Terpasang
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang Acis Maidy Muspa mengatakan, hasilnya Basri-Chusnul akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu verifikasi faktual (Verfak). Verfak akan berlangsung pada 21 Juni hingga 4 Juli 2024 mendatang.
"Bapaslon Basri-Chusnul kami nyatakan memenuhi syarat. Jadi ini masuk tahap Verfak," ucap Acis disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (19/06/2024).
Tujuan verfak itu untuk memastikan apakah masyarakat memang benar memberikan dukungan kepada paslon. Pada skema door to door KPU nantinya menerjunkan tim internal. Diantaranya Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan juga diawasi oleh Bawaslu.
Lebih lanjut, selain door to door ada beberapa cara lain melakukan verfak. Seperti meminta Paslon mengumpulkan para pendukungnya di satu tempat. Atau bisa juga melakukan panggilan elektronik menggunakan panggilan video (video call) jika yang bersangkutan berhalangan hadir. Dengan catatan menunjukkan KTP elektronik dan bukti berkas identitas.
"Pelaksanaan Verfak sesuai teknisnya. Pekan ini mulai berjalan," pungkasnya.
Baca Juga: Lebih dari 100 Data Dukungan Ganda Ancam Pilkada Jalur Perseorangan Basri-Chusnul di Bontang
Berita Terkait
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Hasto Klaim Dapatkan Intimidasi Sejak 2023: Makin Kuat Setelah Pilkada 2024
-
Mendagri Tito Tolak Usulan Fraksi Gerindra Minta PSU Pilkada Pakai Dana Pendidikan: Kami Gak Korbankan yang Wajib
-
Minta KPU-Bawaslu Seefisien Mungkin Ajukan Anggaran PSU Pilkada, Hitung-hitungan Kemendagri Tak Sampai Rp 1 T
-
Alasan Efisiensi, KPU Tiadakan Kampanye Akbar di PSU Pilkada 2024
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025