SuaraKaltim.id - Polresta Samarinda melakukan pengecekan ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim pada Sabtu, 15 Juni. Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan penghitungan surat suara ulang di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Samarinda, dalam pemilihan Anggota DPR-RI daerah pemilihan (Dapil) Kaltim.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan logistik pemilu dan pola pengamanan yang telah diterapkan. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada permasalahan atau gangguan yang dapat mempengaruhi proses penghitungan suara ulang.
"Keamanan dan kelancaran penghitungan suara ulang ini merupakan prioritas utama kepolisian dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang aman dan jujur di Samarinda," ujar Ary, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (19/06/2024).
Selain memastikan keamanan, Ary juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses penghitungan suara ulang. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama menjaga keamanan.
"Semua pihak harus bekerja sama untuk menjamin suksesnya pelaksanaan pemilu 2024," tegasnya.
Pengecekan gudang logistik ini, menurut Ary, diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat terkait keamanan dan keteraturan proses penghitungan suara ulang.
"Kami dan KPU berkomitmen untuk menjaga integritas dan transparansi dalam menyelenggarakan pemilu, demi terciptanya demokrasi yang berkualitas," pungkas Ary.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut ASN Luar Daerah Bisa Isi Jabatan Strategis
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu