SuaraKaltim.id - Keputusan Basri Rase maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bontang dengan jalur independen disebut sudah final. Maka, tak ada partai politik hanya bisa menjadi pendukung bukan pengusung di pemilu nanti.
Basri mengatakan, jalur independen lebih dipilih ketimbang jalur partai politik karena dianggap mewakili kehendak masyarakat. Namun, ia mengaku tetap menjalin komunikasi yang baik dengan para pengurus partai.
Menurut Basri, sedari awal dirinya telah berkukuh untuk maju melalui jalur perseorangan pun dia telah memikirkan dampak dan konsekuensi dari pilihannya ini.
"Saya tetap ingin maju bersama pak Chusnul Dhihin melalui jalur Independen. Itu karena masyarakat yang meminta," ucap Basri, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (20/06/2024).
Untuk diketahui, bakal calon independen Basri-Chusnul sudah memenubi syarat ditahapan verifikasi administrasi. Saat ini akan fokus dalam verifikasi faktual.
Disinggung soal Parpol Basri berkeinginan mereka menjadi pendukung dirinya. Bagaimanapun, paslin yang maju Independen tidak ada halangan kalau didukung oleh Parpol.
"Nanti sebutannya sebagai partai yang mendukung. Kalau sejak awal mau maju Parpol saya tidak akan maju jalur independen. Itu sudah final lah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara