SuaraKaltim.id - Pembangunan dari Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di sekitar wilayah Penajam Paser Utara (PPU), rupanya menimbulkan berbagai persoalan lain. Sebelumnya, video para pekerja di IKN yang kesulitan mendapat air untuk mandi hingga antre sempat viral.
Kali ini, video mengenai keluhan warga yang berada di sekitar tempat lokasi lalu-lalang kendaraan untuk mencapai IKN tengah menjadi sorotan.
Video ini diunggah di akun @kaltimku dan @busamsamarinda pada Jumat (21/06/2024) lalu yang memberi keterangan terkait jalanan yang berdebu.
Dalam video tersebut, terdapat keterangan yang berbunyi "Mana nih suaranya warga yang tinggal di seputaran arah IKN, bujur kah ?"
Kemudian, video tersebut pun mendapat ratusan balasan di komentar yang menanggapinya dengan berbagai macam hal.
Ada warga yang menyebut mereka ikut terdampak terkait debu yang sangat banyak hingga membuat macet jalanan.
"tambahan info min kalo hujan mancet nya berjam jam evakuasi sulit," kata netizen, dikutip Selasa (25/06/2024).
"Kaya jalan tambang sudah, panas bedebu, hujan becek," ujar netizen lain.
"Tahun lalu jlan2 ke IKN, Celana hitam jadi Coklat, Sepatu pink jadi coklat juga karna debu tebal," tulis netizen.
Baca Juga: Upacara 17 Agustus di IKN Terancam, Warga Gugat Penggusuran Lahan Bandara VIP
Sementara ada pula netizen yang mewajarkan hal tersebut karena sedang adanya pembangunan.
"lagi pembangunan sepertinya wajar banyak debu tp nanti klo udh bgs kondisinya semua akan senang... Bersakit-sakit dahulu senang kemudian," ujar netizen lain.
"Yaaa namanya sdh msh membangun pasti kotor jalanan. Klo sdh jadi semua pastinya gak spt ini," tutur netizen membela.
Sementara, ada juga netizen yang memberi saran yang seharusnya dibuat jalanan terpisah untuk umum dan untuk jalur logistik.
"Harus nya disiapkan dulu jalur logistik nya biar tdk bercampur dgn jalan umum," sebut netizen.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya