SuaraKaltim.id - Pelaksanaan Perhitungan Suara Ulang (PSU) atas putusan MK di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kota Samarinda hingga kini masih berlangsung.
Tercatat, ada dua TPS di Samarinda yang masih dalam proses perhitungan, dari 147 TPS yang digelar pada 9 Kabupaten/Kota. Mengacu pada ketetapan KPU, seharusnya pelaksanaan perhitungan suara ulang sudah selesai pada Rabu (26/06/2024) kemarin.
"Targetnya siang ini harus selesai," kata Komisioner KPU Kaltim, Suardi di Hotel Harris, Samarinda disadur Kamis (27/06/2024) dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, Suardi menyebut jika tidak diselesaikan hari ini, tentu PSU akan berdampak pada rangkaian proses lainnya seperti rekapitulasi perolehan suara untuk tingkat kecamatan.
"Ini masih berlangsung, semua kabupaten kota sudah selesai, hanya di Samarinda ini sisa dua dari 41 TPS," jelasnya.
Kemudian, Suardi juga menyampaikan kondisi petugas PSU yang saat ini tengah bertugas. Ia menilai, seluruh kondisi petugas sejauh ini masih aman.
"Walaupun mereka ada juga yang sampai tidak tidur, untuk makan dan fasilitas lainnya sudah pasti terjamin," ujar Suardi.
Ia meminta kepada seluruh pihak terkait untuk tetap sabar menunggu hasil perhitungan suara. Mengingat, KPU Kota Samarinda saat ini tengah mengejar proses PSU secepatnya.
"Hasilnya nanti kita tunggu setelah rekapitulasi ya, masih terlalu dini," tuturnya.
Baca Juga: MK Putuskan PSU, KPU Balikpapan Hitung Ulang 200-300 Suara DPR RI dalam 16 Jam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas