SuaraKaltim.id - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bontang resmi mengalihkan dukungannya ke pasangan calon Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.
Ketua DPD PKS Bontang Suharno mengatakan pengalihan dukungan ini disebabkan paslon, sebelumnya Basri Rsse dan Chusnul Dhihin tetap maju melalui independen.
Kemauan DPD masuk gerbong Golkar dan Gerindra pun sudah diketahui Ketua DPW PKS Kaltim Dedi Kurniadi. Langkah selanjutnya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari DPP PkS.
"Insyaaallah atas persetujuan serta arahan DPW kami akan masuk gerbong Golkar dan Gerindra pada Pilkada. Alasannya karena perjuangan Parpol," ucap Suharno, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (21/07/2024).
Lebih lanjut, SK diprediksi akan keluar akhir Juli ini atau awal Agustus 2024 mendatang. Setelah itu, baru nanti akan berkomunikasi intens dengan rekan koalisi untuk mengatur strategi dan taktik meraih kemenangan di Pilkada 2024.
Untuk informasi, hubungan politik PKS dengan Neni Moerniaeni bukan hal baru. Di Pilkada 2019 lalu, PKS Bontang mengusung Neni.
Beberapa waktu lalu pun DPD dan DPW PKS bertemu dengan Andi Faizal Sofyan Hasdam serta Agus Haris di Jakarta.
"Mudah-mudahan akhir Juli SK sudah keluar," pungkasnya.
Baca Juga: Dukungan DPW PKB di Pilkada Bontang Akan Diumumkan dalam 3 Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas