SuaraKaltim.id - Partai Golkar tengah menjajaki koalisi dengan Gerindra untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda yang akan digelar pada November mendatang. Dalam upaya ini, Golkar telah mengajukan nama Ketua Golkar Samarinda, Nidya Listiyono, sebagai bakal calon wakil wali kota.
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kaltim, Sudarno, menyatakan bahwa partainya terus membangun komunikasi yang baik dengan Gerindra dan partai-partai lainnya untuk membentuk koalisi yang solid.
"Kami sedang penjajakan koalisi dengan Gerindra, juga partai lainnya," kata Sudarno, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (01/08/2024).
Sosok Andi Harun, yang merupakan kader unggulan Gerindra, akan maju dalam Pilwali Samarinda 2024. Namun, penentuan calon wakil wali kota yang akan mendampinginya masih belum diputuskan oleh Partai Gerindra.
"Nanti tunggu keputusan Gerindra, mau mengusung Agus Suwandi, Andi Harun, ataupun kader lainnya menjadi bacalon wali kota. Yang jelas kami sodorkan kader wakil dari Golkar," beber Sudarno.
Menurut Sudarno, apabila Gerindra tetap mengusung Andi Harun sebagai bacalon wali kota, dirinya meminta untuk ada pembicaraan lebih dalam terkait hal itu.
"Kalau yang terjadi dengan Andi Harun, saya pikir harus ada pembicaraan lebih dalam. Harus ada kesetaraan dalam koalisi dan berpasangan, jadi semua serba terbuka," tambah Sudarno.
Sudarno menekankan pentingnya kesetaraan dalam koalisi agar tidak terjadi dominasi antara satu pihak pihak dan pihak lainnya. Sehingga, tidak ada ketimpangan kekuasaan.
"Tidak boleh didominasi oleh satu pihak. Jangan nanti ketika bersama-sama bertarung memenangkan suara masyarakat, setelah berkuasa nanti tidak berkomitmen. Harus dibangun kebersamaan lah," tutur Sudarno.
Baca Juga: Pengamat: Pergantian Ketua DPD Gerindra Kaltim Picu Minat Parpol Lain pada Andi Harun
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas