SuaraKaltim.id - Gaji Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali naik. Nilainya, setara dengan standar Upah Minimum Kota (UMK) Bontang.
Untuk diketahui UMK Kota Bontang pada 2024 senilai Rp 3.549.307 atau naik sebanyak 3,81 persen dari tahun sebelumnya.
Kabar itu pun dibenarkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sony Suwito saat dikonfirmasi, Selasa (06/07/2024). Kenaikan gaji ini juga sudah dipertimbangkan dengan kesesuaian kemampuan keuangan daerah.
"Bener ada kenaikan disesuaikan dengan UMK," ucap Sony, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Sony enggan membeberkan berapa total alokasi yang dikucurkan untuk gaji para TKD yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang tersebut.
Dari catatan jaringan media ini, berdasarkan data tes urine sebagai syarat pengurusan kontrak baru awal 2024 sebanyak 2.201 pekerja.
"Kalau data saya kurang tahu pasti mas," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
-
Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar