SuaraKaltim.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menjelaskan seragam sekolah yang dibagikan hanya kepada murid baru saja tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, seragam ini ditujukan mereka untuk memberikan fasilitas pertama saat bersekolah di semester awal.
Untuk diketahui, Pemkot Bontang menggelontorkan anggaran senilai Rp 3,5 miliar buat memberikan seragam gratis.
Terbagi menjadi 2 Pertama anggaran seragam siswa kecil dengan anggaranRp 1,8 miliar untuk total 4.707 pasang. Kedua anggaran Rp 1,7 miliar untuk total 4.427 pasang.
Sementara untuk seragam batik baru dibagikan seluruh peserta didik SD dan SMP baik negeri atau swasta. Anggaran seragam batik ini senilai Rp 12 miliar.
"Kalau seragam nasional itu untuk peserta didik baru saja. SD, SMP baik negeri dan swasta. Kalau batik baru semua," ucap Bambang Cipto Mulyono, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jum'at (02/08/2024).
Lebih lanjut, pengadaan seragam sekolah gratis peserta didik baru ini dikerjakan oleh penjahit lokal. Terdapat 200 penjahit yang dilibatkan.
Sementara untuk seragam batik dijahit di Malang. Mekanisme pengadaanya melaluu E-Katalog. Dengan jumlah sebanyak 33.370 seragam batik.
"Akhir bulan ini dibagikan semua," pungkasnya.
Baca Juga: Saldo Raib Rp 15 Juta, Nasabah di Bontang Tertipu Link Palsu di WhatsApp
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA