SuaraKaltim.id - Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis mengamini, bahwa kotak kosong tidak boleh terjadi di pemilihan gubernur (Pilgub).
Dia juga menegaskan, PDI-P tak akan hanya menjadi penonton, melainkan akan menentukan arah dukungan kepada salah satu pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
Di media sosial (Medsos), beredar spekulasi bahwa Pilgub Kaltim 2024 akan diisi oleh dua pasangan calon, yaitu pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji dan pasangan petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi.
Dalam skenario ini, PDI-P menjadi partai kunci dalam menentukan apakah kotak kosong akan terjadi atau tidak di Benua Etam.
Saat ini, pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji mengklaim telah mengantongi dukungan sebanyak 44 kursi dari beberapa partai politik.
Sementara itu, Isran-Hadi baru mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat dengan perolehan dua kursi. Untuk dapat maju dalam Pilgub Kaltim, pasangan petahana harus memperoleh dukungan dari PDI-P, yang memiliki sembilan kursi.
"Ikut serta dong, kalian kan tahu sendiri kalau PDI-P selalu konsisten dan berani. Tidak mungkin kami tidak ikut serta," kata Ananda, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (11/08/2024).
Lebih lanjut, Ananda menjelaskan, proses penentuan arah dukungan masih dibahas di DPP PDI-P, dan belum ada keputusan final mengenai kemana dukungan tersebut akan diberikan. Dukungan PDI-P bisa saja berlabuh kepada pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji atau Isran-Hadi.
"Saya mengamini itu (kotak kosong tidak terjadi). Kembali lagi, semua keputusan ada di tangan ketua umum PDI-P," jelasnya.
Baca Juga: Bawaslu Kaltim Temukan 33 Pantarlih Terlibat Tim Pemenangan
Ananda berharap masyarakat Kaltim dapat disuguhkan dengan pilihan yang jelas dalam kontestasi politik yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024.
Meski begitu, Ananda menegaskan bahwa setelah keputusan surat rekomendasi dukungan dari DPP PDI-P keluar, dirinya bersama jajaran DPD PDI-P akan patuh dan mendukung penuh pasangan bakal calon yang telah diinstruksikan oleh PDI-P pusat.
"Kami siap memenangkan keputusan dari DPP PDI-P, siapapun pasangan bacalon nya," tegas Ananda.
Saat ini, masyarakat Kaltim masih menunggu arah dukungan dari PDI-P pusat, yang menjadi penentu apakah kotak kosong akan terjadi di Pilgub Kaltim atau tidak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Domestik, Perkuat Peran di Pasar SBN Nasional
-
Beli Poco M7 Pro di Blibli Bisa Retur dan Dua Jam Sampai. Begini Syarat dan Ketentuannya
-
Pergantian Dirut Bank Kaltimtara Dipercepat, DPRD Tak Dilibatkan, Kinerja dan Kasus Hukum Disorot
-
Analisis Pakar Mikroekspresi Soroti Pola Jawaban Rudy Masud soal Mobil Dinas dan Tim Ahli
-
Dibatalkan Usai Viral, Misteri Mobil Mewah dan Dalih Marwah Gubernur Kaltim Rudy Masud