SuaraKaltim.id - Untuk pertama kalinya, upacara peringatan Hari Kemerdekaan indonesia berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (17/08/2024) kemarin. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung memimpin upacara peringatan HUT RI di Istana Garuda, IKN.
Terlihat berbagai tamu kenegaraan menghadiri acara bersejarah tersebut, tak terkecuali para konglomerat Indonesia. Saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di IKN, nampak hadir Prajogo Pangestu, kemudian ada Sugianto Kusuma alias Aguan, Franky Widjaja, dan Gribaldi Thohir atau Boy Thohir.
Melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, kuartet ini ternyata merupakan para donatur besar di IKN yang tergabung dalam konsorsium Agung Sedayu Group (ASG). Mereka yang akan membangun sejumlah infrastruktur dasar, mulai dari hotel, taman-taman, gedung sekolah, rumah sakit, hingga mal.
Meski belum ada jumlah pasti, total nilai investasi yang dilakukan oleh konsorsium itu diperkirakan mencapai Rp 40 triliun. Prajogo Pangestu yang merupakan orang terkaya di Indonesia dan ke 25 di dunia dengan harta mencapai US$63,6 miliar.
Untuk diketahui, pria yang sempat menjalani profesi sebagai sopir angkutan umum ini merupakan pemilik dari Barito Group yang membawahi perusahaan seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Sementara, Sugianto Kusuma alis Aguan merupakan pemilik Agung Sedayu Group. Keahliannya di bidang properti sudah tak diragukan lagi, terbukti dengan julukan yang disandangnya sebagai Sang Naga Properti. Selain membangun Pantai Indah Kapuk, kini Aguan juga berstatus sebagai pimpinan konsorsium investor dalam negeri di kawasan IKN.
Sama dengan Aguan, Franky Widjaja yang merupakan bos Sinar Mas Group ini juga turut berinvestasi IKN. Pria kelahiran 1958 ini adalah anak dari mendiang pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja. Eka merupakan pendiri grup Sinarmas, yang berkecimpung di banyak bidang bisnis.
Gribaldi Thohir atau Boy Thohir yang merupakan kakak kandung dari Menteri BUMN Erick Thohir juga terlibat dalam investasi jumbo do IKN. Boy Thohir merupakan bos besar Adaro Energy yang merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia.
Ia juga sempat ramai diperbincangkan saat pemilihan presiden 2024, karena mengungkapkan bila sejumlah perusahaan besar seperti Adaro Group miliknya, Djarum Group dan Sampoerna Group siap mendukung paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menang Pilpres dalam acara relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat yang juga dihadiri oleh Prabowo Subianto, pada 22 Januari 2024 lalu.
Baca Juga: Kepala Patung Garuda Menunduk Agar Tak Sombong, Netizen: Lagi Mengheningkan Cipta?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu