SuaraKaltim.id - Pembanguan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan pujian dari Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. Ia menyebut, proyek IKN sebagai karya anak bangsa yang perlu dijaga oleh masyarkat Indonesia.
Hal itu disampaikan Mardani usai dirinya ikut serta menyetujui usulan anggaran senilai Rp 28,3 triliun untuk pembangunan IKN di 2025 nanti.
"Untuk otoritas IKN, izin, pertama kali dalam sejarah ini pimpinan dan anggota ada rekor mitra Komisi II yang anggarannya di atas Rp 10 triliun usulannya," ujar Mardani, dilansir dari WartaEkonomi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (10/09/2024).
Mardani juga menekankan, pentingnya menjaga akuntabilitas dan keberlanjutan proyek pembangunan IKN. Menurutnya, aspek transparansi dan pengawasan dalam penggunaan anggaran harus diperhatikan dengan serius, agar proyek ini berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.
"Kami mendukung, tetapi perlu sangat dijaga akuntabilitasnya, suistanabilitasnya," lanjut Mardani.
Lebih lanjut, Mardani juga membahas sejumlah tantangan dalam pembangunan IKN, termasuk perlindungan masyarakat adat dan upaya menjaga inovasi pembangunan yang sesuai dengan konsep "city in the forest."
"Yang menjadi perhatian adalah karena konsepnya city in the forest, betul-betul keasrian dan keaslian baik kondisi alam maupun masyarakat adat harus dijaga dengan baik," ucap Mardani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS