SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) kabarnya akan tetap berlanjut. Hal itu dipastikan oleh Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum Kabinet Merah Putih, Diana Kusumastuti.
Melansir dari ANTARA, di Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2024) kemarin, Diana mengatakan, pembangunan di IKN yang sudah jalan tetap berlanjut.
"Insya-Allah. Tentunya kita akan lanjutkan. Kita akan lanjutkan yang sudah jalan, kita selesaikan semuanya," kata Diana, disadur Selasa (22/10/2024).
Bukan cuma memastikan pembangunan di IKN akan terus berjalan, Diana menyebut, akan terus berdiskusi dengan pihak Otorita IKN soal proyek tersebut.
Sementara itu sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang di era Presiden Ke-7 Joko Widodo menjabat Plt Wakil Kepala Otorita IKN menekankan Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang kuat untuk pembangunan IKN.
"Beliau sudah berkali-kali menyampaikan akan meneruskan, bahkan akan menuntaskan," ujarnya.
Saat ditanya tentang status dirinya yang semula menjabat sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN mendampingi Basuki Hadi Muljono sebagai Plt Kepala OIKN, Raja Juli mengisyaratkan untuk menunggu pengumuman resmi dari presiden perihal keberlanjutan jabatan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'