SuaraKaltim.id - Polres Paser masih terus mendalami kasus kekerasan di Dusun Muara Kate, Kecamatan Muara Komam. Dalam peristiwa ini, satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka berat akibat senjata tajam.
Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan dengan dukungan Polda Kaltim. Polisi telah memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian dan mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi atau mengambil tindakan sendiri.
“Kami meminta masyarakat, untuk tetap tenang dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada kepolisian. Sweeping atau tindakan lain yang memicu ketegangan hanya akan memperburuk situasi,” tegas Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (22/11/2024).
Kapolres Novy menyampaikan, perkembangan kasus ini dalam pertemuan bersama para tokoh Kalimantan Timur (Kaltim) di Balikpapan, Sabtu (16/11/2024) lalu. Ia menegaskan, luka pada korban bukan akibat tembakan seperti yang ramai di media sosial (Medsos).
“Hasil pemeriksaan dua dokter di RSUD Panglima Sebaya memastikan tidak ada bekas luka tembak atau residu peluru. Informasi tentang penembakan muncul karena kepanikan salah satu pembuat video di lokasi kejadian,” jelas AKBP Novy.
Sementara itu, dalam pertemuan yang juga dihadiri Dandim 0904/PSR Letkol Inf Ary Susetyo, para tokoh adat dan pejabat daerah sepakat menjaga situasi tetap kondusif.
Saat ini, situasi keamanan di Kabupaten Paser masih diklaim masih kondusif, meski aparat tetap siaga untuk mengantisipasi keadaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas