SuaraKaltim.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan laporan dan rencana kerja terkait pembangunan IKN, yang terletak di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Hal itu disampaikan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, PPU, Jumat (22/11/2024) kemarin.
"Kami memaparkan laporan dan rencana kerja OIKN kepada BPK RI saat kunjungan mereka ke IKN," katanya, dikutip dari ANTARA, Senin (25/11/2024).
Pemaparan tersebut, lanjutnya, bertujuan memastikan pembangunan IKN dilakukan dengan prinsip tata kelola yang baik dan tingkat transparansi tinggi. Hal ini memberikan BPK RI gambaran menyeluruh terkait pembangunan yang telah berlangsung dan rencana yang akan dilaksanakan di IKN.
Kunjungan BPK RI ke IKN menjadi wujud pengawasan dan kolaborasi antara lembaga pengawas dan pelaksana pembangunan. Diskusi yang dilakukan mencakup transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan dan sumber daya yang mendukung keberlanjutan IKN.
Dalam kunjungan tersebut, BPK RI meninjau beberapa lokasi strategis di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), seperti rumah susun (rusun) aparatur sipil negara (ASN), Plaza Seremoni, embung MBH, dan Taman Kusuma Bangsa.
"Kami mengapresiasi perkembangan pembangunan IKN dan berharap OIKN terus berada di jalur tata kelola organisasi yang baik," ujar anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq.
BPK RI juga menekankan pentingnya menjaga pembangunan tetap berjalan sesuai rencana serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan dengan akuntabilitas tinggi.
Diskusi antara BPK dan OIKN dianggap sebagai sarana penting untuk memperkuat hubungan antara lembaga pengawas dan pelaksana pembangunan, memastikan setiap tahapan proyek dilaksanakan secara transparan.
Baca Juga: Tol Akses IKN Difungsionalkan Mei 2025, Belum Dikenakan Tarif
"Kunjungan ini mencerminkan pentingnya keterbukaan dan partisipasi semua pihak untuk mendukung kesuksesan IKN sebagai ibu kota masa depan Indonesia," pungkas Akhsanul Khaq.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar