SuaraKaltim.id - Minta judul alternatif untuk artikel: Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menyatakan bahwa pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah dan mengurangi risiko bencana yang terus meningkat di Jakarta.
Menurut Yusharto, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mendekatkan pusat pemerintahan dengan kawasan timur Indonesia, tetapi juga menciptakan pemerataan ekonomi bagi seluruh masyarakat.
Melansir dari ANTARA, Minggu (24/11/2024), ia menyoroti tingkat risiko banjir di Jakarta yang semakin mengkhawatirkan, dengan sebagian wilayah hanya memiliki siklus keamanan banjir di bawah 10 tahunan, jauh dari standar ideal kota besar.
Pemindahan IKN juga diharapkan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di sekitarnya, menciptakan peluang ekonomi baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Yusharto mengungkapkan pembangunan di kawasan IKN terus menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk Istana Negara, kantor pemerintahan, fasilitas diplomatik, serta infrastruktur pertahanan dan keamanan.
Dalam menjaga keamanan di IKN, Kemendagri akan bermitra dengan berbagai pihak, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa, lurah, hingga pejabat administratif setingkat bupati.
Kerja sama lintas sektor atau pentahelix—yang melibatkan pemerintah, akademisi, swasta, masyarakat, dan media—juga dianggap esensial untuk memastikan pembangunan IKN berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.
Yusharto menegaskan, dukungan berbagai pihak diperlukan untuk menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan berbasis inovasi dan berorientasi pada keberlanjutan. Ia berharap seluruh pihak terkait dapat berkontribusi sesuai bidang dan kompetensi masing-masing dalam mendukung pengelolaan serta pengembangan wilayah IKN.
Baca Juga: Bandara IKN Siap Sambut Penerbangan Komersial, Proyeksi 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kapolda Kaltim Sebut Kasatnarkoba Kukar Diamankan Terkait Kasus Narkotika
-
Akademisi Kritik Insiden LCC Empat Pilar MPR: Stop Bikin Siswa Jadi Mesin Fotokopi
-
Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang
-
Tokoh Masyarakat Kawal Hak Angket, Evaluasi Kinerja Gubernur Rudy Mas'ud
-
Akhir Pekan Siaga di Kaltim: BMKG Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat Ekstrem