SuaraKaltim.id - Sudah 2 bulan fasilitas tilang elektronik melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dipasang di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara namun hingga hari ini belum berfungsi.
Peralatan seharga miliaran rupiah ini belum juga beroperasi lantaran belum tersambung dengan sistem Korlantas.
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian melalui Kasat Lantas AKP MD Djauhari mengatakan, informasi terakhir vendor yang memasang ETLE baru akan melakukan integrasi data kamera di awal 2025.
Setelah semua jaringan terkoneksi barulah ETLE akan berjalan. Meski secara target pembelakuan sudah direncanakan dari Oktober 2024 lalu.
Kamera ETLE terpantau sudah dipasang di 3 titik. Di antaranya Jalan R Soeprapto depan Ramayana Bontang. Titik kedua di Jalan Jendral Soedirman depan Kantor Disporapar-Ekraf. Ketiga dipasang di Jalan Bhayangkara dekat simpang 3 Cipto Mangunkusumo.
"Informasi dari Diskominfo vendornya masih berusaha mengkoneksikan kameranya ke jaringan Korlantas. Kalau sudah baru bisa di uji coba," kata AKP MD Djauhari, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (03/01/2025).
Dikonfirmasi terpisah Kabid Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Yudhi Pancoro mengatakan pengerjaan ETLE dengan anggaran Rp 3 miliar sudah rampung dikerjakan.
Soal pengaktifan tinggal menunggu dari vendor dan Satlantas Polres Bontang. Karena kendala terakhir persoalan jaringan listrik.
Bahkan pada rapat sebelumnya pada Desember 2024 lalu. Pihak vendor yaitu CV Trigatra Andikara menyanggupi pelaksanaan konektivitasnya.
Baca Juga: Agus Haris: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Bontang Bisa Selesai dalam 30 Hari
"Kalau di kami sudah selesai. Tinggal menunggu aset itu siap digunakan saja," ucap Yudhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah