Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Selasa, 25 Maret 2025 | 20:56 WIB
Hujan lebat yang tengah melanda Kota Balikpapan menjelang mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hirjiah. [ANTARA]

"Sehingga kedua bandara bisa melakukan penundaan lepas landas terhadap pesawat demi keselamatan penerbangan, ini merupakan bagian dari prosedural," tuturnya.

Sementara itu, prediksi cuaca saat Idul Fitri, BMKG baru bisa menginformasikan tiga hari menjelang lebaran meskipun prakiraan awal ada potensi hujan dalam kategori menengah hingga tinggi.

“Kalau diprediksi untuk Idul Fitri sebenarnya masih jauh ya. Nanti kita lihat tiga hari menjelang hari H, baru kita bisa memprediksi secara akurat,” imbuhnya.

Di sisi lain, BMKG memastikan beberapa daerah Kaltim telah melampaui puncak musim hujan, daerah itu adalah Mahakam Ulu (Mahulu), Kutai Barat (Kubar), dan Kutai Timur (Kutim) bagian barat.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa untuk Balikpapan, Samarinda dan Bontang 23 Maret 2025

Dikemukakannya pada bulan Maret merupakan puncak musim hujan ada pada wilayah pesisir mulai dari Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Kota Balikpapan.

"Termasuk juga Kutai Kartanegara bagian timur, Tenggarong, Samarinda, dan Kutai Timur bagian timur,” tuturnya.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto. [Ist]

Profil singkat Kukuh Ribudiyanto

Kukuh Ribudiyanto adalah Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dalam perannya, Kukuh aktif memberikan informasi dan peringatan terkait kondisi cuaca di Kaltim, khususnya Balikpapan.

Baca Juga: Jadwal Imsak untuk Balikpapan, Samarinda dan Bontang 23 Maret 2025

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga tinggi pada awal Februari 2025, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Load More