Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 02 April 2025 | 16:36 WIB
Kegiatan salah satu posyandu di Kabupeten PPU. [ANTARA]

"Dan harus ditangani dari remaja putri, ibu hamil, hingga penanganan ibu terhadap anak," tutupnya.

Ilustrasi stunting. [Ist]

Stunting: Ancaman Serius bagi Masa Depan Anak Indonesia

Stunting masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama di daerah-daerah dengan tingkat kesejahteraan rendah.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2023 masih berada di angka sekitar 21,6%, meskipun telah mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Dana Desa Rp 29 Miliar, DPRD PPU Tekankan Pemanfaatan Maksimal

Pemerintah menargetkan angka ini turun hingga 14% pada tahun 2024 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Apa Itu Stunting?

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.

Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya serta berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif yang dapat berdampak pada kemampuan belajar dan produktivitas di masa depan.

Penyebab Stunting

Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Bontang, DPRD Pertanyakan Peran Pemerintah

Beberapa faktor utama yang menyebabkan stunting meliputi:

Load More