SuaraKaltim.id - Program perbaikan gratis yang digulirkan Pertamina pasca keluhan motor berebet di Bontang ternyata belum menjangkau semua merek kendaraan.
Hanya kendaraan bermerk Honda dan Toyota yang dapat menikmati layanan bengkel resmi secara cuma-cuma dari dua rekanan, yakni Astra dan Auto 2000.
Aldi, warga Bontang yang mengalami kendala pada motornya pada Sabtu, 3 Mei 2025, menjadi salah satu pengguna yang merasa tak terlayani.
Ia mengaku motornya mengalami gangguan setelah mengisi BBM di salah satu SPBU di kota tersebut.
Kemudian ia membawa kendaraannya ke bengkel resmi Honda Astra di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api.
Namun, niatnya untuk memanfaatkan layanan gratis kandas.
"Tidak bisa dapat gratis. Motor saya Yamaha. Tapi di sana hanya untuk Honda," ucap Aldi, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis, 8 Mei 2025.
Tak punya pilihan lain, Aldi membawa motornya ke bengkel biasa.
Ia terpaksa merogoh kocek pribadi untuk menguras tangki BBM jenis Pertamax dan mengganti filter bahan bakar demi mengatasi gejala berebet yang dirasakannya.
Baca Juga: Warga Ngeluh BBM Bermasalah, Pengamat Unmul Bongkar Dugaan Kebocoran Sistem
"Jadi saya bayar sendiri," sambungnya.
Sementara itu, hingga artikel ini ditulis, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Timur (Kaltim) belum memberikan tanggapan atas konfirmasi tersebut.
Meski demikian, pihak perusahaan diketahui sudah menunjuk dua bengkel resmi: Astra Motor di Jalan Ahmad Yani untuk sepeda motor Honda, dan Auto 2000 di Jalan Brigjen Katamso untuk mobil Toyota.
Program ini sendiri telah berjalan sejak 17 April 2025, dengan pengaduan resmi mulai diterima sejak 20 April lalu.
Menurut Humas PT Pertamina Patra Niaga Mangun Eddie, pengendara yang merasa kendaraannya bermasalah setelah pengisian BBM bisa mendatangi SPBU tempat pengisian untuk mengisi formulir aduan.
"Jika ada kendaraan yang diduga bermasalah karena BBM, silakan ke SPBU tempat mengisi. Bisa mengisi form, kemudian akan diarahkan," ucap Mangun Eddie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa