Dengan kondisi ini, AMKB mendorong Pemerintah Provinsi, terutama Gubernur, untuk menjadi penyambung suara pengemudi kepada pemerintah pusat agar layanan promosi dari aplikator dihapuskan.
“Makanya kami kesini mengaharapkan kepada Gubernur untuk bisa mengelola semua perusahaan aplikasi daerah untuk menghapuskan layanan promosinya. Sehingga, ojol bisa lebih terjamin pendapatan hariannya,” ucapnya.
Namun selama aksi berlangsung, sempat terjadi ketegangan. Beberapa pengunjuk rasa meneriaki pengemudi yang melintas dan tidak ikut aksi.
Bahkan, ada satu pengemudi yang sempat diberhentikan dan diajak bergabung—yang kemudian memilih ikut.
Sekitar satu jam setelah aksi dimulai, Pemprov Kaltim meminta perwakilan massa untuk melakukan mediasi bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
Dalam pertemuan itu, Seno menyampaikan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengundang perusahaan aplikator, namun belum mendapat respons.
“Kemudian saya meminta untuk membuat surat terakhir ke perusahaan tersebut, kalau mereka masih tidak menanggapi, maka dengan amat sangat kita akan tutup,” tegasnya selepas melakukan mediasi kepada perwakilan ojol.
Ia juga menegaskan dukungan terhadap tuntutan revisi tarif dan penghapusan program promosi.
“Saya sudah buatkan surat kepada Menteri Perhubungan secara langsung. Besok pagi akan kita serahkan secara langsung. Ini menjadi bagian dari komitmen kami agar bapak ibu sekalian agar tarif yang didapatkan sesuai dan tidak dikurangi sedikitpun dari aplikator,” ucapnya saat mendatangi para aksi demonstran di depan Kantor Gubernur Kaltim.
Baca Juga: Putusnya Jalur Vital SamarindaBalikpapan, Warga Minta Solusi Cepat
Seno turut menyampaikan apresiasi atas sikap damai para pengemudi yang menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah, serta mengimbau agar para driver tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Bumi Mulawarman.
Kontributor: Giovanni Gilbert
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Canda Menteri Bahlil ke Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Nggak Viral, Nggak Top!
-
5 Pilihan Skincare untuk Ibu Hamil yang Aman, Tingkatkan Mood Sehari-hari
-
Duit Korupsi Lahan Transmigrasi Rp57,45 Miliar Disita Kejati Kaltim
-
5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan
-
Prakiraan Cuaca 20 Mei 2026, Samarinda Berpotensi Diguyur Hujan Ringan