Kali ini, giliran asosiasi pengembang properti Real Estat Indonesia (REI) yang diajak berperan aktif dalam pengembangan sektor perumahan di wilayah IKN.
Hal itu disampaikan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono saat menyambut rombongan REI yang berkunjung langsung ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu, 16 Mei 2025.
“Peluang investasi di IKN masih terbuka luas, khususnya pengembangan ekosistem hunian,” ujar Basuki, disadur dari ANTARA, Selasa, 20 Mei 2025.
Basuki menegaskan, kehadiran REI diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam penyediaan hunian komersial dan bersubsidi bagi warga IKN, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan para pejabat negara yang kelak bertugas di sana.
“Jadi, kami dorong anggota REI ambil bagian penyediaan hunian komersial maupun subsidi, termasuk yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sektor properti memiliki posisi strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan kawasan dan mendukung kebutuhan dasar masyarakat di IKN.
Terutama, di sekitar wilayah Kabupaten PPU dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Keterlibatan pelaku usaha swasta, menurut Basuki, tidak hanya soal investasi, tetapi juga menciptakan warisan pembangunan yang berkelanjutan di ibu kota baru.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyampaikan dukungan penuh atas keterbukaan dan sinergi yang ditawarkan pemerintah dalam pembangunan IKN.
Baca Juga: Lewati Target, Progres Hunian ASN di IKN Capai 98,14 Persen
“Kami apresiasi dan antusiasme atas peluang investasi yang terbuka di IKN,” ucap Joko.
Ia menilai, ajakan dari Otorita IKN menjadi momen penting bagi para pengembang nasional untuk turut serta dalam pembangunan kota masa depan yang tidak hanya modern, tetapi juga ramah lingkungan dan inklusif.
“Kami siap sinergi dan kontribusi aktif jadikan Nusantara sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan inklusif,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'