SuaraKaltim.id - Setelah antrean panjang akibat kelangkaan BBM di Balikpapan beberapa hari terakhir, Pertamina mulai melakukan sejumlah langkah pemulihan.
Salah satunya dengan mengoperasikan total 13 SPBU, termasuk dua SPBU Modular, selama 24 jam penuh.
Langkah ini diambil usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pertamina dan DPRD Balikpapan yang digelar Selasa, 20 Mei 2025, sebagai respons atas keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan bakar.
Hal itu disampaikan General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga Kalimantan, Alexander Susilo, Rabu, 21 Mei 2025.
“Dengan beroperasinya SPBU-SPBU ini selama 24 jam, diharapkan antrean kendaraan semakin berkurang dan masyarakat lebih mudah mengakses bahan bakar tanpa harus menunggu lama di SPBU,” ujar Alex, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
SPBU yang kini melayani tanpa henti mencakup wilayah Balikpapan Kota, Utara, dan Timur.
Termasuk di antaranya SPBU Karang Anyar, Sepinggan, MT Harjono, Kebun Sayur, Karang Jati, serta Grand City.
SPBU Modular di Lapangan Merdeka dan Jalan Letkol Pol HM Asnawi Arbain juga diaktifkan untuk menambah jangkauan distribusi.
Kebijakan ini dimungkinkan setelah tambahan suplai BBM dari Banjarmasin tiba, serta masuknya kapal tanker pembawa BBM ke Pelabuhan Kilang Balikpapan.
Baca Juga: KMR, Anggota DPRD Balikpapan, Terseret Skandal Korupsi Proyek Fiktif Telkom
Hal ini memungkinkan depot juga beroperasi 24 jam.
Menurut Alexander, stok tambahan yang didatangkan sejak akhir pekan lalu mencapai 2.300 kiloliter (KL), dan sebagian sudah tersalurkan.
Tambahan berikutnya sebanyak 3.000 KL dijadwalkan tiba pada 24 Mei.
"Konsumsi harian BBM di Balikpapan, Penajam dan Paser rata-rata 390–400 KL per hari," katanya.
Krisis BBM yang memicu antrean di sejumlah SPBU ini mulai dirasakan sejak Jumat, 16 Mei 2025 sore.
Beberapa SPBU sempat kehabisan stok, memaksa warga membeli BBM dari pedagang eceran dengan harga tinggi, bahkan mencapai Rp 40.000 per liter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa
-
Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura