-
Pemprov Kaltim menyiapkan bantuan atribut sekolah gratis untuk 65.004 siswa baru SMA/SMK/SLB yang akan disalurkan setelah proses PPDB, sebagai bagian dari alokasi anggaran pendidikan Rp 700 miliar di APBD 2025.
-
Anggaran pendidikan tersebut tidak hanya untuk seragam, tetapi juga mendukung BOSP dan peningkatan kompetensi guru, termasuk menanggung biaya ekstrakurikuler agar seluruh siswa dapat mengikuti tanpa biaya.
- Pemprov juga mendorong pengembangan SDM kesehatan melalui program beasiswa kedokteran spesialis, sebagai upaya mengatasi kekurangan sekitar 1.300 tenaga medis di Kaltim dan memastikan pemerataan layanan kesehatan melalui skema Gratispol.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dengan menyiapkan bantuan atribut sekolah gratis bagi 65.004 siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026.
Program ini menyasar seluruh jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di 447 sekolah di Kaltim.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Rahmat Ramadhan, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup seragam nasional (putih abu-abu), seragam pramuka, tas, dan sepatu.
"Bantuan ini diberikan kepada seluruh siswa yang dinyatakan diterima sebagai murid baru di berbagai satuan pendidikan di Kaltim," kata Rahmat dikutip dari ANTARA, Minggu, 8 Juni 2025.
Penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan melalui sekolah masing-masing setelah proses penerimaan peserta didik baru selesai.
Rahmat menyebut, program ini merupakan bagian dari prioritas anggaran pendidikan yang telah dialokasikan Pemprov Kaltim dalam APBD 2025 sebesar Rp 700 miliar.
Dana ini tidak hanya diperuntukkan bagi pengadaan seragam, tetapi juga mendukung Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan insentif guru, termasuk untuk pelatihan peningkatan kompetensi tenaga pengajar.
“Anggaran seragam masih dalam tahap penyusunan, tapi untuk BOSP sudah jelas penggunaan, mulai dari bantuan ke siswa dan sekolah, hingga peningkatan kualitas guru melalui pelatihan pengembangan kompetensi,” ungkap Rahmat.
BOSP juga akan menanggung pembiayaan sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang sebelumnya berbayar.
Baca Juga: Saldo Gratis Tanpa Misi? Buruan Klaim DANA Kaget Hari Ini Sebelum Kehabisan!
Dengan kebijakan baru ini, seluruh siswa bisa mengakses kegiatan tambahan tersebut tanpa biaya.
Sementara itu, proses penerimaan siswa baru (SPMB) telah dijadwalkan secara bertahap mulai 16 hingga 26 Juni 2025, dengan pembagian jalur seperti domisili prioritas, afirmasi, prestasi, hingga anak kandung guru dan tenaga kependidikan.
Pengumuman hasil seleksi dilakukan dua tahap, masing-masing pada 20 dan 30 Juni 2025, sedangkan daftar ulang siswa dijadwalkan 1–3 Juli 2025.
Para siswa baru dijadwalkan mulai masuk sekolah pada 14 Juli 2025.
1.300 Tenaga Medis Dibutuhkan, Kaltim Siapkan SDM Lewat Kampus Ternama
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong pelajar daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang kedokteran spesialis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Setahun Cuma Setor Rp500 Juta, DPRD Samarinda Pertanyakan Bagi Hasil Varia Niaga
-
Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri
-
Maaf Gubernur Kaltim Tak Cukup, Butuh Realisasi Bangun Kepercayaan Rakyat
-
Perkuat Akuisisi dan Aktivasi Nasabah, BRI Hadirkan BRI Debit FC Barcelona