SuaraKaltim.id - Batuk saat cuaca tidak menentu umumnya disebabkan oleh perubahan suhu dan kelembapan udara yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga virus dan bakteri penyebab batuk mudah berkembang biak.
Cuaca dingin dan kering, misalnya, membuat virus influenza lebih tahan dan mudah menyebar.
Selain itu, paparan polusi, asap rokok, dan iritasi akibat debu juga dapat memicu batuk, baik batuk kering maupun basah.
Perubahan cuaca yang cepat dan ekstrem dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan yang menyebabkan batuk.
Batuk yang muncul bisa berupa batuk basah (disebabkan lendir di paru-paru) atau batuk kering (irritasi tanpa lendir). Berikut 5 cara simpel untuk mencegah batuk saat cuaca tidak menentu:
1. Rajin Mencuci Tangan
Mencuci tangan dengan sabun secara rutin sangat penting untuk mencegah penularan virus dan bakteri penyebab batuk.
Kuman sering menempel di tangan setelah menyentuh benda-benda di tempat umum, sehingga kebiasaan ini bisa sangat efektif mencegah infeksi saluran pernapasan.
2. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Tetap terhidrasi dengan minum air putih minimal 8 gelas sehari membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan dan memperkuat daya tahan tubuh. Hindari minuman berkafein atau beralkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi.
3. Konsumsi Makanan Bergizi dan Vitamin
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran, terutama yang kaya vitamin C dan D, untuk meningkatkan sistem imun. Jika perlu, konsumsi suplemen vitamin sesuai anjuran dokter, terutama saat daya tahan tubuh menurun.
4. Istirahat yang Cukup
Tidur cukup (7–9 jam per malam) sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, termasuk batuk. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri.
5. Jaga Kebersihan Lingkungan dan Gunakan Masker
Bersihkan rumah secara rutin dari debu dan kotoran yang bisa memicu iritasi tenggorokan. Selain itu, gunakan masker saat berada di luar ruangan atau di tempat ramai untuk mengurangi risiko terpapar virus dan polusi udara.
Dengan menerapkan kebiasaan di atas, Anda bisa mengurangi risiko terkena batuk meski cuaca sering berubah-ubah.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Digital Detox dan Ilusi Putus Koneksi di Dunia Kerja Modern
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
CEK FAKTA: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 5-28 Februari, Benarkah?
-
BRI Debit FC Barcelona Edisi Terbatas Resmi Diperkenalkan ke Publik Tanah Air
-
Jadwal Belajar dan Libur Sekolah Selama Ramadhan 2026 di Kaltim
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar