Dengan operasi yang terus digelar, pemerintah berharap kawasan IKN dapat benar-benar menjadi pusat pemerintahan berkelas dunia—bukan hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dari sisi ketertiban dan kualitas sosial masyarakatnya.
IKN Dongkrak Ekonomi Penajam: Pertumbuhan Tembus 23 Persen
Dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai terasa secara nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan penyangga, khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kehadiran proyek strategis nasional itu dinilai menjadi penggerak utama geliat ekonomi lokal.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, menyatakan bahwa dinamika pembangunan di wilayah IKN yang sebagian besar berada di Kalimantan Timur (Kaltim) telah memberikan efek berantai ke daerah sekitar.
Hal itu disampaikan Robi Ariadi, ketika berada di PPU, Senin, 7 Juli 2025.
“Kegiatan pembangunan di wilayah IKN memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekitar,” ujar Robi disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Menurut Robi, posisi strategis Kabupaten PPU yang menjadi bagian dari kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN, terutama di Kecamatan Sepaku, menjadikan daerah tersebut sebagai mitra utama dalam mendukung percepatan pembangunan.
Ia menambahkan bahwa kontribusi sektor konstruksi di PPU semakin dominan, bahkan telah mencakup hampir separuh dari struktur ekonomi daerah.
Baca Juga: Kaltim Siapkan Perusda Ojol, Lawan Ketimpangan Tarif Aplikator Nasional
“Positifnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara dipicu meningkatnya pertumbuhan lapangan usaha (LU) konstruksi,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa geliat pembangunan fisik yang terus berlangsung mendorong permintaan tenaga kerja, bahan bangunan, hingga jasa pendukung lainnya.
Sektor konstruksi menjadi lokomotif baru setelah sebelumnya PPU lebih banyak bergantung pada sektor pertanian dan kehutanan.
“Kami perkirakan realisasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara tetap tumbuh signifikan,” tambahnya.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi PPU pada triwulan I-2025 mencapai 23,96 persen secara tahunan (year on year), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang berada di angka 21,90 persen.
Dalam konteks yang lebih luas, BI Balikpapan juga berupaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya terfokus pada sektor konstruksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim