- Pemprov Kaltim mempercepat transformasi ekonomi dengan mengarahkan sektor tambang masuk ke hilirisasi dan industrialisasi, termasuk pengembangan teknologi gasifikasi untuk meningkatkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja.
- Pemprov menegaskan pentingnya praktik tambang yang bertanggung jawab—mulai dari reklamasi optimal, CSR berbasis pemberdayaan, hingga penerapan good mining governance yang transparan dan berorientasi energi rendah karbon.
- Pemprov mendorong kerja sama erat dengan pelaku usaha dan asosiasi seperti APBI-ICMA untuk harmonisasi regulasi, kepastian hukum, percepatan perizinan berintegritas, serta pemanfaatan teknologi lingkungan modern guna mendukung pembangunan berkelanjutan Kaltim.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengakselerasi transformasi ekonomi, menjauh dari ketergantungan pada batu bara sebagai sumber daya tak terbarukan, menuju model pembangunan yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.
Langkah ini diwujudkan melalui pendorongan hilirisasi dan industrialisasi sektor tambang sebagai bagian dari strategi besar transisi energi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam.
Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Mardiyatno di Samarinda, Rabu, 9 Juli 2025.
"Kami mengarahkan kegiatan ekonomi sektor pertambangan untuk mulai hilirisasi dan industrialisasi," ujar Arief, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Menurutnya, hilirisasi ini mencakup inisiatif seperti pengembangan teknologi gasifikasi batu bara serta integrasi lintas sektor industri yang dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memperluas manfaat ekonomi di daerah tambang.
Lebih lanjut, Arief menekankan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan tambang dalam mendukung pembangunan daerah pascatambang.
Reklamasi yang optimal, pengelolaan lahan bekas tambang yang fungsional, serta program CSR berbasis pemberdayaan masyarakat menjadi hal krusial yang harus dijalankan secara konsisten.
"Kami mendukung penuh komitmen bersama dalam membangun sektor pertambangan yang bertanggung jawab, transparan, berdaya saing global, peduli terhadap pemulihan lahan, keselamatan kerja, pemberdayaan masyarakat, dan transisi menuju energi rendah karbon," tegasnya.
Kaltim sendiri telah memantapkan langkah sebagai provinsi yang modern, hijau, dan inklusif.
Baca Juga: Reformasi BUMD Kaltim Berlanjut, Rekrutmen Direksi Kini Diperluas
Karena itu, praktik tambang ke depan diharapkan mengedepankan prinsip good mining governance yang transparan, partisipatif, dan menjunjung tinggi kepastian hukum.
Arief juga mendorong peran aktif pelaku usaha dan asosiasi tambang, seperti APBI-ICMA, dalam menciptakan lingkungan industri yang sehat dan berwawasan hijau.
"Untuk itu, kami berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan asosiasi seperti APBI dapat terus diperkuat, termasuk dalam harmonisasi regulasi, penegakan aturan, percepatan perizinan berintegritas, serta pembinaan teknis dan pemanfaatan teknologi lingkungan yang mutakhir," ujarnya.
Ia menutup dengan harapan agar APBI-ICMA dapat menjadi wadah kolaborasi strategis yang tidak hanya memperkuat industri tambang nasional, tetapi juga selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Kaltim Jadi Pusat Konsolidasi Nasional Gerakan PKK Tahun 2025
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali unjuk diri sebagai tuan rumah ajang nasional. Kali ini, ribuan kader dari seluruh Indonesia berkumpul di Samarinda dalam momentum Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK 2025, yang digelar pada Selasa, 8 Juli 2025, di Plenary Hall, Convention Center Samarinda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli