"Hingga kini wilayah tersebut masih diampu Pemkab Kukar dan tidak ada kendala bagi pihaknya, sedangkan terkait administrasi pertanahan, sampai sekarang masih dibahas," katanya.
Sejumlah zona yang berbatasan langsung dengan IKN saat ini tengah dipersiapkan sebagai wilayah strategis, baik untuk pemukiman, pertanian terpadu, maupun kawasan wisata lokal.
"Kukar terus melakukan penguatan di masing-masing zona, termasuk pada zona yang berbatasan langsung dengan IKN, misalnya ada yang disiapkan sebagai wilayah perumahan, pertanian dalam arti luas, dan pariwisata yang dimaksudkan untuk menunjang ekonomi masyarakat," jelas Aulia.
Lebih dari sekadar infrastruktur fisik, Pemkab Kukar juga menaruh perhatian pada pembangunan manusia.
"Pemkab Kukar juga menyiapkan sumber daya manusia yang bisa terlibat aktif di IKN. Bukan hanya kecerdasan intelektual yang disiapkan, tapi juga karakter. Ini karena kami tak mau warga menjadi penonton di wilayah sendiri. Kami memiliki program spesifik untuk menyiapkan generasi agar mampu bersaing di IKN," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
Terkini
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan