SuaraKaltim.id - Upaya pengejaran terhadap para terduga pelaku kasus persiapan bom molotov untuk aksi demonstrasi pada Senin, 1 September 2025, mulai membuahkan hasil.
Tim Jatanras Polresta Samarinda bersama Polres Mahakam Ulu berhasil mengamankan salah satu buronan berinisial SE (39) alias E.
SE ditangkap di Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun, Mahakam Ulu, saat hendak menyeberang menuju kawasan PT Borneo Bakti Sejahtera (BBS), Kamis, 11 September 2025, sekitar pukul 14.30 WITA.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
Hal itu ia sampaikan, Jumat, 12 September 2025.
“Benar sudah berhasil ditangkap satu orang,” ucapnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Sabtu, 13 September 2025.
SE diketahui merupakan warga Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Saat ini ia masih dalam perjalanan menuju Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, pada Jumat, 5 September 2025, Polresta Samarinda telah menetapkan dua tersangka berinisial NS (37) dan AMJ (43) sebagai aktor intelektual kasus ini.
Baca Juga: Kemarau Picu Krisis Pangan, Mahulu Minta Gudang Bulog di Perbatasan
Selain keduanya, masih ada tiga terduga pelaku lain yang diburu aparat, dan satu di antaranya kini sudah berhasil diamankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa