SuaraKaltim.id - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), dalam meningkatkan kualitas pendidikan kini difokuskan pada penyediaan sarana prasarana sekolah yang layak.
Pemetaan kebutuhan fasilitas pun dilakukan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih optimal.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, saat menanggapi kelayakan sarana prasarana pendidikan di daerahnya, Kamis, 11 September 2025.
"Peningkatan infrastruktur pendidikan diperlukan seiring bertambahnya jumlah penduduk yang memasuki usia sekolah," ujarnya, disadur dari ANTARA, Minggu, 14 September 2025.
Ia menegaskan, pertumbuhan penduduk yang terus terjadi menuntut pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan fasilitas belajar tetap memadai.
"Pemerintah kabupaten berkomitmen melengkapi kebutuhan sarana prasarana pendidikan di seluruh sekolah yang ada di kabupaten ini," tambahnya.
Instruksi telah diberikan kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU untuk menginventarisasi kekurangan fasilitas di setiap sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP di wilayah yang sebagian daerahnya masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
Saat ini, PPU tercatat memiliki 104 SD, 38 SMP, 135 TK, dan 153 PAUD negeri maupun swasta.
Tahun ini, dukungan juga datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang membangun 10 gedung sekolah baru di PPU, terdiri dari satu PAUD, lima SD, dan empat SMP.
Baca Juga: Demi Proyek IKN, Reforma Agraria di PPU Dipercepat
"Hasil inventarisasi untuk menentukan skala prioritas akan dipenuhi terlebih dahulu sesuai kebutuhan sekolah," jelas Waris.
Namun, pemenuhan sarana prasarana dilakukan secara bertahap mengikuti kemampuan anggaran daerah.
Hasil pendataan 2025, misalnya, mengarahkan pembangunan tambahan ruang kelas belajar, rehabilitasi ruang guru dan perpustakaan di SD Negeri 032 Penajam dan SMP Negeri Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam.
"Kemudian di SMP Negeri 7 ada penambahan daya listrik," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu