SuaraKaltim.id - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2025 mengalami koreksi signifikan.
Dari Rp 12 triliun yang ditetapkan sebelumnya, kini disesuaikan menjadi Rp 11,3 triliun.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan hal itu saat membacakan rancangan perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam rapat paripurna DPRD Kukar, Senin, 15 September 2025, malam.
Menurutnya, penyesuaian ini terjadi akibat koreksi pemerintah pusat terhadap beberapa sumber pendapatan daerah yang sebagian wilayahnya masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
Selain itu, sejumlah agenda khusus seperti Pemungutan Suara Ulang pada April lalu dan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga turut memengaruhi alokasi anggaran.
"Untuk belanjanya memang ada yang disesuaikan, termasuk ada yang diefisienkan," kata Sunggono, disadur dari ANTARA, Selasa, 16 September 2025.
Ia menjelaskan, efisiensi akan difokuskan pada belanja operasional dan administratif, mulai dari perjalanan dinas, konsumsi rapat, hingga kebutuhan seremonial.
Namun, program yang menyentuh kepentingan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Kami sudah diamanatkan dan diingatkan Pak Bupati, jangan sampai mengurangi kegiatan pembangunan yang berkenaan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dan kami berkomitmen itu, Insya Allah tidak berdampak,” tandasnya.
Baca Juga: APBD Siaga, PPU Tegaskan Komitmen Sukseskan MBG di Lingkar IKN
Dengan demikian, meski APBD-P Kukar tahun ini berkurang ratusan miliar, Pemkab menegaskan pembangunan esensial tetap berjalan sesuai rencana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Dikenal Nyaman untuk Keluarga, Mesin Bertenaga
-
6 Mobil Kecil Bekas Bukan Toyota, Stylish dan Gesit untuk Harian
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa Diganti Subsidi Listrik dan BBM, Benarkah?
-
3 Mobil Kecil Mitsubishi Bekas yang Gahar dan Cocok buat Anak Muda
-
Telan Anggaran Rp1,7 Triliun untuk Bangun Kawasan Tepi Sungai di Samarinda