- APBN Tetap Kucurkan Dana untuk IKN, Purbaya Tunggu Arahan Prabowo
- BI Kaltim Wanti-Wanti Lonjakan Inflasi Akibat ASN Pindah ke IKN
- Basuki Hadimuljono Sambut Langkah Hipmi Kaltim dalam Pembangunan IKN
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong pengembangan ekonomi berbasis peternakan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan menyalurkan bantuan 200 ekor kambing untuk dua desa korporasi ternak di Kecamatan Babulu.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula, menyebut program ini diharapkan menjadi awal terbentuknya sistem pertanian terpadu yang tidak hanya berfokus pada penggemukan kambing, tetapi juga pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik.
Hal itu disampaikannya saat berada di PPU, Sabtu, 27 September 2025.
“Pemerintah kabupaten berharap desa korporasi ternak dapat dikelola dengan baik,” ujarnya, disadur dari ANTARA, Minggu, 28 September 2025.
Dua desa penerima bantuan yakni Desa Rintik dan Desa Rawa Mulya, masing-masing mendapat 100 ekor kambing, terdiri atas 60 jantan dan 40 betina.
Menurut Ristu, porsi kambing jantan lebih banyak karena difokuskan untuk penggemukan agar roda ekonomi desa bergerak lebih cepat bagi daerah yang sebagian wilayahnya masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) itu.
Selain ternak, desa korporasi juga memperoleh dukungan berupa kandang, mesin pencacah pakan, gudang penyimpanan, serta peralatan pengelolaan kotoran untuk diproduksi menjadi pupuk organik.
“Dengan adanya pendampingan, kami berharap pengembangan ternak berkelanjutan bisa memenuhi kebutuhan daging sekaligus menghasilkan pupuk bagi pertanian,” jelas Ristu.
Ia menambahkan, jika berjalan optimal, hasil penjualan kambing dan pupuk organik akan menjadi sumber pendapatan baru bagi desa.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono Sambut Langkah Hipmi Kaltim dalam Pembangunan IKN
“Ke depan desa korporasi ternak bisa berkembang menjadi basis pertanian terpadu yang mandiri,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya