-
Klaim palsu: Video di Facebook yang menyebut upacara Hari Kesaktian Pancasila baru digelar lagi di era Prabowo setelah 10 tahun vakum adalah tidak benar.
-
Faktanya: Upacara tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, termasuk saat Presiden Jokowi memimpinnya di Monumen Pancasila Sakti pada 1 Oktober 2024.
-
Kesimpulan: Unggahan akun “Azzahra” merupakan konten palsu (fabricated content) karena tidak didukung sumber kredibel.
SuaraKaltim.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook menarasikan bahwa upacara Hari Kesaktian Pancasila baru kembali digelar di era Presiden Prabowo Subianto setelah vakum selama 10 tahun.
Video tersebut diunggah oleh akun “Azzahra” pada Kamis, 2 Oktober 2025, menampilkan Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara.
Dalam unggahannya, akun itu menulis:
“Alhamdulillah 10th tanpa ada upacara hari kesaktian... pancasila kini telah kembali lagi. Hidup Pancasila.”
Unggahan itu juga disertai takarir yang menuding presiden sebelumnya tidak mau menggelar upacara tersebut.
Hingga Jumat, 3 Oktober 2025, video tersebut telah mendapat lebih dari 40.900 tanda suka dan 4.200 komentar.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax.id) melakukan verifikasi dengan memasukkan kata kunci “Upacara Hari Kesaktian Pancasila era Jokowi” ke mesin pencari.
Hasilnya, ditemukan pemberitaan setkab.go.id berjudul “Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti”, yang tayang pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Dalam berita tersebut dijelaskan bahwa Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara peringatan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Mualem Disebut Balas Bobby Nasution Soal Razia Pelat BL
Selanjutnya, pencarian dengan kata kunci “Upacara Kesaktian Pancasila vakum selama 10 tahun” tidak menemukan satu pun sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Klaim bahwa upacara Hari Kesaktian Pancasila baru kembali digelar di era Prabowo setelah 10 tahun vakum adalah tidak benar.
Faktanya, upacara tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, termasuk pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Dengan demikian, unggahan video akun “Azzahra” dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut