-
Otorita IKN menerima sedikitnya 50 komitmen awal investasi (LoI) hasil Mahakam Investment Forum 2025 yang difasilitasi BI Kaltim, dengan minat datang dari investor domestik dan internasional di berbagai sektor strategis.
-
Basuki Hadimuljono mengapresiasi peran BI Kaltim dalam memperkuat sinergi investasi dan menegaskan tiga sektor utama yang ditawarkan di IKN, yakni perumahan dan hunian, pendidikan dan teknologi, serta komersial dan gaya hidup.
-
Kepala BI Kaltim Budi Widihartanto menilai forum tersebut menumbuhkan optimisme baru terhadap percepatan pembangunan IKN dan mempertegas posisi Nusantara sebagai superhub ekonomi Indonesia dan kawasan ASEAN.
Mahakam Investment Forum 2025 pun menjadi simbol meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap arah pembangunan IKN, sekaligus membuka peluang investasi baru di berbagai sektor strategis.
IKN kini semakin menegaskan posisinya sebagai superhub ekonomi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif