-
Ruang digital sebagai medan juang baru – Miftahul Ulum menilai generasi muda kini menghadapi tantangan di dunia digital, termasuk metaverse, AI, dan algoritma, yang membentuk pola pikir, kebiasaan, dan pandangan masyarakat.
-
Potensi dan risiko era digital – Generasi muda dapat menjadi inovator global, tetapi teknologi juga berisiko mengikis empati, memicu isolasi ideologis, dan membuka peluang masuknya propaganda ekstrem.
-
Pentingnya ketahanan ideologi dan siber – Pemerintah perlu memperkuat ketahanan ideologi dan siber, termasuk melalui “kecerdasan imitasi”, untuk mencegah radikalisasi dan risiko di dunia maya.
Pemerintah, kata dia, harus tanggap terhadap potensi risiko di dunia maya dan mulai mengembangkan “kecerdasan imitasi” untuk memperkuat ideologi bangsa.
“Ketahanan siber tidak hanya tentang bagaimana how to detect, mendeteksi, tetapi juga bagaimana mencegah,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut