- Warga Kaltim diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi.
- Hal itu menyusul hujan yang mengguyur pada dasarian 3 Desember.
- Bencana hidrometeorologi tersebut mulai banjir hingga longsor.
SuaraKaltim.id - Warga Kalimantan Timur (Kaltim) diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seiring prakiraan hujan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan petir pada dasarian 3 Desember ini.
BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda menyampaikan bencana hidrometeorologi tersebut seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, hingga kemungkinan pohon tumbang.
"Berdasarkan prakiraan potensi curah hujan dasarian 3 atau pada 10 hari ketiga Desember ini, secara umum wilayah Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor dikutip dari Antara, Senin (22/12/2025).
Pada prakiraan peluang curah hujan pada dasarian 3 Desember 2025 menunjukkan bahwa secara umum wilayah Kaltim mengalami curah hujan dengan kategori menengah antara 50-150 milimeter (mm) dengan peluang hujan lebih dari 70 persen.
Sementara wilayah Kaltim bagian barat, khususnya sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, dan Kabupaten Berau bagian barat, diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi antara 150-300 mm dengan peluang hujan berkisar antara 50 - 70 persen.
Untuk prakiraan deterministik curah hujan pada dasarian 3 Desember, sebagian besar Provinsi Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan dengan kategori menengah antara 50-150 mm.
Sementara itu, sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, dan Kabupaten Berau bagian barat diprakirakan mengalami curah hujan dengan kategori tinggi antara 150-200 mm.
Kemudian pada prakiraan deterministik sifat hujan dasarian yang sama, menunjukkan bahwa wilayah Kaltim diprakirakan mengalami sifat hujan yang bervariasi, umumnya dengan kategori normal antara 85-115 persen.
Sementara itu, sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, dan Kabupaten Berau bagian barat, diprakirakan mengalami sifat hujan dengan kategori atas normal antara 116-150 persen.
"Untuk sebagian besar wilayah Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Barat, sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Mahakam Ulu, diprakirakan mengalami sifat hujan dengan kategori bawah normal antara 50 - 84 persen.
BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda juga mengungkap hasil pemantauan hari tanpa hujan (HTH) pada dasarian 2 Desember 2025.
Meski secara umum wilayah Kaltim mengalami hujan, namun ada juga wilayah yang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan.
"Sejumlah wilayah di Kaltim mengalami HTH dengan kategori sangat pendek antara 1 - 5 hari. HTH terpanjang terjadi di Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, dengan jumlah HTH berjumlah tiga hari," kata Riza. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan