- Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor menyindir soal pengadaan mobil dinas Rudy Mas'ud.
- Isran menekankan pengadaan barang mewah, seharusnya tidak dibebankan kepada negara.
- Selama memimpin Kaltim, dia menggunakan mobil dinas Lexus sebagai kendaraan operasional.
SuaraKaltim.id - Polemik pengadaan mobil dinas mewah untuk Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud senilai Rp8,5 miliar masih menjadi perbincangan luas di masyarakat.
Gubernur Kaltim periode 2019–2024, Isran Noor, ikut memberikan tanggapan yang bernuansa kritik sekaligus sindiran terhadap isu tersebut.
Perdebatan publik muncul setelah kendaraan mewah yang sebelumnya disiapkan untuk Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud disebut dikembalikan kepada penyedia. Nilai pengadaan yang mencapai miliaran rupiah memicu diskusi mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah.
Menanggapi situasi itu, Isran Noor menyinggung sikapnya selama menjabat sebagai gubernur. Ia menekankan bahwa kebutuhan pribadi, terutama yang berkaitan dengan barang mewah, seharusnya tidak dibebankan kepada keuangan negara.
"Lebih baik aku beli pakai uang pribadi, kalau mau pakai mobil mewah," kata Isran Noor.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia merespons pertanyaan awak media terkait polemik mobil dinas yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam kesempatan itu, Isran menyampaikan komentarnya dengan gaya santai yang khas, disertai humor yang kerap muncul dalam berbagai pernyataannya di ruang publik.
Di tengah diskusi tersebut, ia juga menyinggung istilah "marwah" yang sebelumnya sempat menjadi bahan perbincangan publik setelah digunakan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
"Aku gak pernah jadi gubernur, karane kalau jadi gubernur itu harus bisa menjaga marwah," ucapnya.
Meskipun disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk pengingat mengenai pentingnya menjaga integritas dan citra jabatan publik, terutama dalam penggunaan fasilitas yang berasal dari anggaran negara.
Isran juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah merasakan pengalaman menaiki kendaraan mewah. Namun, ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukan miliknya.
"Pernah naik mobil mewah, tapi punya orang," ujar Isran Noor dengan intonasi khas suku Banjar.
Mobil yang dimaksud adalah Mercedes Benz Maybach yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp15 miliar. Kendaraan tersebut dikenal sebagai salah satu sedan premium yang biasa digunakan oleh kalangan pejabat tinggi maupun pengusaha.
Selain kendaraan mewah, Isran bahkan mengaku memiliki jet pribadi. Ia kembali menekankan bahwa fasilitas tersebut diperoleh dengan menggunakan dana pribadi.
"Aku begini-begini punya jet pribadi, tapi beli sendiri, bukan uang rakyat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei