- Arus balik di Terminal Samarinda meningkat dibanding arus mudik Lebaran.
- Setiap harinya terdapat ratusan penumpang dengan sejumlah bus jurusan berbeda.
- Pada H+3, penumpang yang balik ke Bontang dan Sangatta mencapai 345 orang.
SuaraKaltim.id - Jumlah penumpang dalam arus balik di Terminal Lempake Samarinda tergolong tinggi ketimbang arus mudik dalam Idul Fitri 1447 Hijriah.
Koordinator Terminal Lempake Samarinda, Suharyanto menyatakan terdapat ratusan penumpang per hari selama arus balik Lebaran tahun ini.
"Pada H+3 kemarin, atau Selasa, 24 Maret, jumlah penumpang yang balik ke Samarinda ada 120 orang dengan 6 bus. Sedangkan penumpang yang balik ke Bontang dan Sangatta ada 345 orang dengan 15 bus," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (26/3/2026).
Suharyanto melanjutkan, pada H+2 atau Senin, 23 Maret, jumlah penumpang yang datang ke Samarinda terdapat 180 orang yang menggunakan 5 bus, sementara penumpang yang berangkat ke Bontang dan Sangatta ada 247 orang dengan 10 unit bus.
Kemudian pada H+1 Lebaran atau Minggu, 22 Maret, jumlah penumpang yang datang ke Samarinda sebanyak 130 orang dengan menggunakan 5 bus, sementara jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 200 orang dengan 10 bus.
"Untuk hari H atau pas lebaran pada Sabtu, 21 Maret, kami tidak beroperasi sehingga tidak ada pemberangkatan maupun kedatangan penumpang," sebutnya.
Haryanto juga mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kalimantan Timur mengelola sebanyak tujuh terminal tipe B untuk angkutan antarkota dalam provinsi, antara lain Terminal Bontang, Terminal Sangatta, Terminal Sungai Kunjang Samarinda, dan Terminal Lempake Samarinda.
Didampingi stafnya yakni Marsel Reza Perkasa, Haryanto melanjutkan bahwa aktivitas mudik dari Terminal Lempake terasa sejak H-8 lebaran atau pada 13 Maret, karena sebelumnya biasanya hanya ada sekira 4 bus datang dan sekira 5 bus yang berangkat.
Pada 13 Maret, lanjutnya, jumlah kedatangan penumpang sebanyak 106 orang dengan 7 bus, jumlah keberangkatan sebanyak 159 orang dengan 8 bus.
Pada H-7 atau 14 Maret terdapat 7 bus yang datang dengan membawa 169 penumpang, sementara jumlah bus yang berangkat ke Terminal Bontang dan Terminal Sangatta ada 8 bus dengan membawa 247 penumpang.
"Pada H-6 atau 15 Maret terdapat 9 bus datang dengan membawa 199 penumpang, sedangkan jumlah penumpang mudik ke Bontang dan Sangatta terdapat 271 penumpang dengan 11 bus," ujar Marsel.
Selanjutnya pada H-5 atau 16 Maret kedatangan 8 bus dengan 153 penumpang, jumlah keberangkatan ada 8 bus dengan 177 penumpang.
Pada H-4 atau 17 Maret kedatangan 8 bus dengan 134 penumpang, 9 bus berangkat dengan 187 penumpang. H-3 atau 18 Maret kedatangan 10 bus membawa 211 penumpang, memberangkatkan 11 bus dengan 221 penumpang.
Pada H-2 atau 19 Maret kedatangan 10 bus dengan 235 penumpang, memberangkatkan 10 bus dengan 240 penumpang. H-1 atau 20 Maret kedatangan 4 bus dengan 70 penumpang, memberangkatkan 5 bus dengan 73 penumpang.
"Jumlah bus yang beroperasi di Terminal Lempake Samarinda saat ini ada 20 unit, terdiri atas 11 bus untuk trayek Samarinda – Bontang dan ada 9 bus untuk trayek Samarinda – Sangatta," tegas Marsel. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas