- Induk orangutan kurus dan anaknya berjalan di lokasi tambang viral lagi.
- Peristiwa memprihatinkan itu terjadi pada 2023 di Kabupaten Kutai Timur.
- Kekinian, BKSDA Kalimantan Timur dan COP melepasliarkan satwa tersebut.
Sebaliknya, kondisi sang anak, Ariandi, terpantau relatif lebih baik dengan skor tubuh ideal (BCS 3/5) karena selalu mendapatkan perlindungan penuh dari induknya selama berada di dalam kandang perawatan.
Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, menegaskan bahwa proses rehabilitasi yang dilakukan terhadap Mauliyan dan Ariandi hanya berfokus pada pemulihan kesehatan dan pemenuhan nutrisi, bukan rehabilitasi perilaku.
Hal ini dikarenakan sifat dan insting liar kedua satwa tersebut masih terjaga dengan sangat baik.
"Berdasarkan identifikasi tim dokter hewan, mereka murni hanya mengalami malnutrisi, sedangkan perilakunya tetap alami dan liar. Setelah dirawat selama enam bulan dan hasil pemeriksaan medis menyatakan keduanya sehat serta bebas dari penyakit parasit, kami langsung merekomendasikan untuk dilepasliarkan," jelas Ari Wibawanto.
Tepat pada Maret 2024, BKSDA Kaltim bersama COP resmi melepasliarkan Mauliyan dan Ariandi ke habitat barunya di kawasan Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur.
Pihak otoritas menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala (monitoring) guna memastikan kedua orang utan tersebut dapat hidup aman dan sejahtera di alam bebas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha
-
Presiden Prabowo Berikan 13 Sapi Kurban untuk Masyarakat Kaltim
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati