- Anggota TAGUPP Kaltim, Sudarno, mendorong Gubernur Rudy Mas'ud lebih terbuka terhadap media guna memenuhi kebutuhan informasi publik.
- Permintaan ini muncul setelah jurnalis kesulitan melakukan wawancara langsung atau doorstop dengan Gubernur dalam beberapa bulan terakhir.
- TAGUPP berkomitmen menyampaikan aspirasi awak media kepada Gubernur untuk meningkatkan komunikasi publik terkait program pembangunan daerah.
SuaraKaltim.id - Anggota Tim Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Performa Kalimantan Timur (TAGUPP Kaltim), Sudarno turut merespons terkait komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud.
Sudarno mendorong Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud untuk lebih terbuka dan sering berbicara di hadapan media. Hal ini disampaikan seiring keluhan para jurnalis yang kesulitan melakukan wawancara cegat (doorstop) beberapa waktu terakhir.
"Mau mekanismenya itu melalui rilis mingguan, atau doorstop setiap waktu wartawan bisa ketemu dengan beliau. Dan kami sangat memahami ketika wartawan perlu sumber berita yang kemudian A1, langsung dari sumbernya, siapa ya Pak Gubernur atau Pak Wagub kan gitu ya, nah mekanismenya bisa melalui doorstop," katanya dikutip dari Kaltimtoday--jaringan Suara.com, Selasa (16/6/2026).
Sudarno menilai intensitas komunikasi yang tinggi antara kepala daerah dan awak media merupakan hal yang sangat positif.
Menurutnya, semakin sering Gubernur berbicara mengenai program pembangunan yang diperjuangkan bersama Wakil Gubernur Seno Aji, maka akan semakin baik bagi publik.
Sudarno menambahkan agar para jurnalis dapat memaklumi jika dalam wawancara spontan di lapangan terdapat hal-hal yang bersifat manusiawi. Ia berharap ada kesalingpahaman antara pejabat publik dan media saat berkomunikasi langsung.
"Teman-teman wartawan juga harus memakluminya ketika Pak Gubernur ada kekeliruan lidah dan sebagainya begitu," sebutnya.
Terkait kondisi beberapa bulan terakhir di mana Gubernur Rudy Mas'ud terkesan belum berkenan untuk diwawancarai secara doorstop, Sudarno menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut di internal.
Namun, ia kembali menegaskan bahwa kehadiran wartawan di lapangan adalah representasi dari publik yang membutuhkan kejelasan informasi
"Kalau saya yang pasti, semakin Pak Gubernur sering bicara di depan wartawan, yang itu adalah mewakili publik, itu sangat baik. Mau doorstop tiap saat pun menurut saya sangat bagus. Selama informasi itu kemudian bisa dikelola dengan benar, tidak dipelintir," katanya.
Mengenai langkah konkret ke depan, Sudarno memastikan bahwa TAGUPP akan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Kaltim untuk menyampaikan aspirasi dari rekan-rekan media.
Hal tersebut bahkan telah menjadi pembahasan di internal tim pendukung gubernur tersebut. Dia menegaskan dirinya berada di garda depan dalam mendorong keterbukaan informasi ini.
"Ya pasti akan disampaikan, karena di grup WA TAGUPP, saya termasuk orang yang kemudian kepingin Pak Gubernur itu tiap saat bisa di-doorstop. Bahkan di acara Panji kemarin kan saya kepingin juga Pak Gubernur hadir, coba mau dengar apa sih yang lagi mau diolok-olokan dengan gembira itu kan gitu," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
-
Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan