- Rektor UNU Kaltim menargetkan sepuluh jurnal program studi terakreditasi SINTA dan tiga jurnal internasional menembus Scopus.
- UNU Kaltim menggandeng Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer untuk mendampingi peningkatan kualitas tata kelola jurnal universitas.
- Kolaborasi editor dan reviewer dari berbagai negara dilakukan untuk memenuhi standar tinggi pengelolaan jurnal internasional.
"Harapan kami, semangat yang dibawa bersama rekan-rekan dari Jawa dapat dikembangkan di UNU Kaltim. Kami ingin membangun kampus yang berdampak. Hasil penelitian tidak berhenti menjadi dokumen ilmiah, tetapi mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Begitu pula kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya," ujarnya.
Ia menegaskan seluruh jurnal yang dikelola UNU Kaltim bersifat terbuka bagi peneliti dari berbagai perguruan tinggi maupun negara lain sebagai upaya memperluas kolaborasi akademik.
"Kami terbuka bagi semua peneliti, baik nasional maupun internasional. Siapa pun yang memiliki hasil penelitian berkualitas dapat mengirimkan artikelnya ke jurnal-jurnal kami. Kami ingin membangun budaya kolaborasi ilmiah yang semakin luas," katanya.
UNU Kaltim berharap penguatan tata kelola jurnal, perluasan jejaring internasional, dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah dapat memperkuat daya saing perguruan tinggi sekaligus melahirkan lebih banyak riset yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif