Indeks Terpopuler News Lifestyle

Kejang Saat Melayani Pelanggan, PSK Tewas di Kamar Hotel

Yovanda Noni Rabu, 16 September 2020 | 15:31 WIB

Kejang Saat Melayani Pelanggan, PSK Tewas di Kamar Hotel
Petugas Polsek Depok Barat menunjuk kamar di sebuah hotel wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman yang ditemukan seorang PSK tewas, Minggu (13/9/2020). [dok.ist Polsek Depok Barat]

Diduga DP mengalami kelelahan, setelah melayani enam laki-laki hidung belang.

SuaraKaltim.id - Seorang pekerja seks komersial (PSK) asal Solo, berinisial DP (41) tewas saat sedang melayani tamunya. Diduga DP mengalami kelelahan, setelah melayani enam laki-laki hidung belang.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat, Iptu Isnaini menyebut, sebelum tewas DP sempat bermain dua kali dengan tamu terakhirnya.

“Korban ini melayani enam kali (pelanggan) yang terakhir itu dia bermain dua kali, dengan waktu yang berbeda,” katanya, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskan dia, pelanggan terakhir bersama DP merupakan pria asal Purworejo berinisial AP (23). Bersama AP, DP mulai memberikan jasa pelayanan pada pukul 15.00-18.00 wib.

"Pelaku ini memesan pertama kali dan langsung dibayar. Karena layanannya (DP) bagus, sabar, (pelaku) koordinasi lisan jika dia ingin menambah lagi. Tapi karena korban punya janji lain dengan tamu akhirnya diundur," jelas Isnaini.

Saat ingin beranjak, ternyata pelanggan lainnya membatalkan janji dengan DP. Sehingga AP datang lagi dan mendapat jasa pelayanan DP di kamar yang sama.

"Nah dari layanan kedua ini, korban mengalami kejang hingga jatuh dari tempat tidur. Akhirnya pelaku mengangkat korban namun korban mengeluarkan suara berisik. Agar suara tak sampai keluar, pelaku menutup wajah korban yang seharusnya mendapat pertolongan," jelas dia.

Tewasnya DP menyeret AP karena memenuhi unsur kelalaian hingga menyebabkan orang meninggal. Isnaini mengatakan bahwa pelaku hanya berusaha meredam suara yang keluar dari mulut korban.

"Mungkin niatnya (pelaku) untuk meredam suara agar tidak keluar. Tapi pelaku malah menutup wajah, dimana kita ketahui mulut dan hidung sebagai alat pernapasan. Sehingga ada unsur kelalaian pada kasus ini yang seharusnya pelaku memberikan pertolongan kepada korban," kata dia.

Disinggung penyebab kematian PSK karena kelelahan melayani pelanggan, Isnaini menyebut polisi telah melimpahkan pemeriksaan kepada tim dokter yang masih melakukan otopsi kepada jenazah korban.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait